Copyright © Arina for Life...
Design by Dzignine
Kamis, 12 Januari 2012

My Storiette-Diary Perempuan Masa Lalu



Ada sederet kalimat yang belum kubaca, perlahan ku eja dalam buku tentang kisah
Kisah perempuan masa lalu....
Yang membulatkan tekadku, yang menghangatkan jiwaku...
Perempuan itu, mampu berjalan dengan kakinya tanpa menyerah memimpikan senyuman di keabadian

Ku lihat bab pertama tapi tak kutemui bab terakhir...
Buku perempuan masa lalu...


Masih kubuka satu persatu tiap lembarnya
Dan aku berhenti pada satu halaman dengan stabilo merah muda
kalimatnya syahdu, membasahi hatiku...
Aku benci halaman ini...
Tapi terus kubaca, karena tentang cinta...
Satu kalimat tertulis dengan tinta merah
"Finally, I meet him..."
"In fact, I don't fall in love with him...I just like the idea of  falling in love....with someone else."
"But...this is my life...my destiny..."

Aku benci halaman ini...
Aku benci barisan kata-kata yang menyayat bagai sembilu
kata-katanya, meremas akalku...

Lalu, aku berhenti..
mulai membalik halaman baru...
dan kembali mulai mengeja...


Kamis, 05 Januari 2012

Selamat pagi - Senyum Matahari...


Saya suka pagi ini...
Saat awan membiarkan saya menarik matahari
Mengajaknya bercengkrama cukup lama
Membawa hangatnya ke dalam hati...

Matahari tidak lupa tersenyum pagi ini
Senyum yang sama setiap hari
Senyuman manis beserta kehangatannya
Senyuman pembawa pelangi
Senyum yang dapat selalu saya pinjam
Senyum tanpa diskon

Senyum yang membuat pejuang hidup berlari, menari, kemudian tersenyum bersamamu...
Selamat pagi pejuang... Selamat pagi matahari....^^
Senin, 02 Januari 2012

Selamat Tahun Baru 2012... ^^



Selamat Tahun Baru 2012... ^^

Sebenarnya saya bukan orang yang begitu antusias dalam merayakan pergantian tahun. Namun saya menyadari, melewati akhir tahun dengan menyenangkan memang akan lebih baik. Ya, melepaskan tahun yang akan kita tinggalkan dan menyabut sesuatu yang baru dengan semangat baru tentunya... Dan doa terbaik, agar segalanya akan bertambah baik...
Tahun baru, semangat baru, resolusi baru...ya..saya suka itu...
Malam tahun baru, saya suka kemeriahannya, saya suka suara kembang api (ya daripada suara petasan tentu saja), saya suka warna-warni kembang api, dan yang pasti, saya suka senyuman optimis setiap orang ...
Tapi biasanya, di awal hari...pagi baru di tahun yang baru, saya punya banyak waktu untuk merenung. Melayangkan pikiran, dan menuju masa lalu... dan kemudian, yang selalu saya dengar adalah bisikan lirih dari masa lalu saya... Saya dengar dia berkata “Apakah kamu mau kembali pada masa itu...”. Selanjutnya saya akan tersenyum, dan kemudian berkata, “Saya ingin sekali kembali pada masa itu...” Saya tahu, bisikan itu akan semakin menarik hati saya, “kembalilah, kembalilah bukankah kau ingin tinggal di sini ?” Saya dengar itu, saya ingin menggapainya...agar dia tahu bahwa saya masih perduli...namun semua itu hilang dikeheningan hati saya yang semakin pedih....

Setiap pagi, di awal tahun...di pagi yang indah...saya selalu berjanji pada hembusan angin, pada udara yang sejuk...bahwa hati saya akan selalu terbang kesana. Saya menyukai tawa-tawa orang-orang terkasih di masa lalu saya. Sudah saya kumpulkan dalam satu kotak besar dan angin membantu saya untuk dapat membukanya untuk dapat mendengarnya lagi...

Dengan caranya dia selalu berkata pada saya...” sentuhlah angin, dan semua itu akan ada di dekatmu...kau akan menemukannya !”

Saya menyukai masa lalu saya, sebisa mungkin saya mengumpulkan kepingan masa lalu saya untuk membawa saya menuju masa depan yang lebih indah...saya selalu percaya, masa lalu saya adalah salah satu kekuatan saya untuk melalui hari-hari saya di masa mendatang....


My Storiette-Diary Perempuan Masa Lalu



Ada sederet kalimat yang belum kubaca, perlahan ku eja dalam buku tentang kisah
Kisah perempuan masa lalu....
Yang membulatkan tekadku, yang menghangatkan jiwaku...
Perempuan itu, mampu berjalan dengan kakinya tanpa menyerah memimpikan senyuman di keabadian

Ku lihat bab pertama tapi tak kutemui bab terakhir...
Buku perempuan masa lalu...


Masih kubuka satu persatu tiap lembarnya
Dan aku berhenti pada satu halaman dengan stabilo merah muda
kalimatnya syahdu, membasahi hatiku...
Aku benci halaman ini...
Tapi terus kubaca, karena tentang cinta...
Satu kalimat tertulis dengan tinta merah
"Finally, I meet him..."
"In fact, I don't fall in love with him...I just like the idea of  falling in love....with someone else."
"But...this is my life...my destiny..."

Aku benci halaman ini...
Aku benci barisan kata-kata yang menyayat bagai sembilu
kata-katanya, meremas akalku...

Lalu, aku berhenti..
mulai membalik halaman baru...
dan kembali mulai mengeja...


Selamat pagi - Senyum Matahari...


Saya suka pagi ini...
Saat awan membiarkan saya menarik matahari
Mengajaknya bercengkrama cukup lama
Membawa hangatnya ke dalam hati...

Matahari tidak lupa tersenyum pagi ini
Senyum yang sama setiap hari
Senyuman manis beserta kehangatannya
Senyuman pembawa pelangi
Senyum yang dapat selalu saya pinjam
Senyum tanpa diskon

Senyum yang membuat pejuang hidup berlari, menari, kemudian tersenyum bersamamu...
Selamat pagi pejuang... Selamat pagi matahari....^^

Selamat Tahun Baru 2012... ^^



Selamat Tahun Baru 2012... ^^

Sebenarnya saya bukan orang yang begitu antusias dalam merayakan pergantian tahun. Namun saya menyadari, melewati akhir tahun dengan menyenangkan memang akan lebih baik. Ya, melepaskan tahun yang akan kita tinggalkan dan menyabut sesuatu yang baru dengan semangat baru tentunya... Dan doa terbaik, agar segalanya akan bertambah baik...
Tahun baru, semangat baru, resolusi baru...ya..saya suka itu...
Malam tahun baru, saya suka kemeriahannya, saya suka suara kembang api (ya daripada suara petasan tentu saja), saya suka warna-warni kembang api, dan yang pasti, saya suka senyuman optimis setiap orang ...
Tapi biasanya, di awal hari...pagi baru di tahun yang baru, saya punya banyak waktu untuk merenung. Melayangkan pikiran, dan menuju masa lalu... dan kemudian, yang selalu saya dengar adalah bisikan lirih dari masa lalu saya... Saya dengar dia berkata “Apakah kamu mau kembali pada masa itu...”. Selanjutnya saya akan tersenyum, dan kemudian berkata, “Saya ingin sekali kembali pada masa itu...” Saya tahu, bisikan itu akan semakin menarik hati saya, “kembalilah, kembalilah bukankah kau ingin tinggal di sini ?” Saya dengar itu, saya ingin menggapainya...agar dia tahu bahwa saya masih perduli...namun semua itu hilang dikeheningan hati saya yang semakin pedih....

Setiap pagi, di awal tahun...di pagi yang indah...saya selalu berjanji pada hembusan angin, pada udara yang sejuk...bahwa hati saya akan selalu terbang kesana. Saya menyukai tawa-tawa orang-orang terkasih di masa lalu saya. Sudah saya kumpulkan dalam satu kotak besar dan angin membantu saya untuk dapat membukanya untuk dapat mendengarnya lagi...

Dengan caranya dia selalu berkata pada saya...” sentuhlah angin, dan semua itu akan ada di dekatmu...kau akan menemukannya !”

Saya menyukai masa lalu saya, sebisa mungkin saya mengumpulkan kepingan masa lalu saya untuk membawa saya menuju masa depan yang lebih indah...saya selalu percaya, masa lalu saya adalah salah satu kekuatan saya untuk melalui hari-hari saya di masa mendatang....


Kamis, 12 Januari 2012

My Storiette-Diary Perempuan Masa Lalu



Ada sederet kalimat yang belum kubaca, perlahan ku eja dalam buku tentang kisah
Kisah perempuan masa lalu....
Yang membulatkan tekadku, yang menghangatkan jiwaku...
Perempuan itu, mampu berjalan dengan kakinya tanpa menyerah memimpikan senyuman di keabadian

Ku lihat bab pertama tapi tak kutemui bab terakhir...
Buku perempuan masa lalu...


Masih kubuka satu persatu tiap lembarnya
Dan aku berhenti pada satu halaman dengan stabilo merah muda
kalimatnya syahdu, membasahi hatiku...
Aku benci halaman ini...
Tapi terus kubaca, karena tentang cinta...
Satu kalimat tertulis dengan tinta merah
"Finally, I meet him..."
"In fact, I don't fall in love with him...I just like the idea of  falling in love....with someone else."
"But...this is my life...my destiny..."

Aku benci halaman ini...
Aku benci barisan kata-kata yang menyayat bagai sembilu
kata-katanya, meremas akalku...

Lalu, aku berhenti..
mulai membalik halaman baru...
dan kembali mulai mengeja...


Kamis, 05 Januari 2012

Selamat pagi - Senyum Matahari...


Saya suka pagi ini...
Saat awan membiarkan saya menarik matahari
Mengajaknya bercengkrama cukup lama
Membawa hangatnya ke dalam hati...

Matahari tidak lupa tersenyum pagi ini
Senyum yang sama setiap hari
Senyuman manis beserta kehangatannya
Senyuman pembawa pelangi
Senyum yang dapat selalu saya pinjam
Senyum tanpa diskon

Senyum yang membuat pejuang hidup berlari, menari, kemudian tersenyum bersamamu...
Selamat pagi pejuang... Selamat pagi matahari....^^

Senin, 02 Januari 2012

Selamat Tahun Baru 2012... ^^



Selamat Tahun Baru 2012... ^^

Sebenarnya saya bukan orang yang begitu antusias dalam merayakan pergantian tahun. Namun saya menyadari, melewati akhir tahun dengan menyenangkan memang akan lebih baik. Ya, melepaskan tahun yang akan kita tinggalkan dan menyabut sesuatu yang baru dengan semangat baru tentunya... Dan doa terbaik, agar segalanya akan bertambah baik...
Tahun baru, semangat baru, resolusi baru...ya..saya suka itu...
Malam tahun baru, saya suka kemeriahannya, saya suka suara kembang api (ya daripada suara petasan tentu saja), saya suka warna-warni kembang api, dan yang pasti, saya suka senyuman optimis setiap orang ...
Tapi biasanya, di awal hari...pagi baru di tahun yang baru, saya punya banyak waktu untuk merenung. Melayangkan pikiran, dan menuju masa lalu... dan kemudian, yang selalu saya dengar adalah bisikan lirih dari masa lalu saya... Saya dengar dia berkata “Apakah kamu mau kembali pada masa itu...”. Selanjutnya saya akan tersenyum, dan kemudian berkata, “Saya ingin sekali kembali pada masa itu...” Saya tahu, bisikan itu akan semakin menarik hati saya, “kembalilah, kembalilah bukankah kau ingin tinggal di sini ?” Saya dengar itu, saya ingin menggapainya...agar dia tahu bahwa saya masih perduli...namun semua itu hilang dikeheningan hati saya yang semakin pedih....

Setiap pagi, di awal tahun...di pagi yang indah...saya selalu berjanji pada hembusan angin, pada udara yang sejuk...bahwa hati saya akan selalu terbang kesana. Saya menyukai tawa-tawa orang-orang terkasih di masa lalu saya. Sudah saya kumpulkan dalam satu kotak besar dan angin membantu saya untuk dapat membukanya untuk dapat mendengarnya lagi...

Dengan caranya dia selalu berkata pada saya...” sentuhlah angin, dan semua itu akan ada di dekatmu...kau akan menemukannya !”

Saya menyukai masa lalu saya, sebisa mungkin saya mengumpulkan kepingan masa lalu saya untuk membawa saya menuju masa depan yang lebih indah...saya selalu percaya, masa lalu saya adalah salah satu kekuatan saya untuk melalui hari-hari saya di masa mendatang....