Copyright © Arina for Life...
Design by Dzignine
Jumat, 17 Februari 2012

My Storiette - Friendship (again !) -



"Sometimes our light goes out but is blown into flame by another human being. Each of us owes deepest thanks to those who have rekindled this light” (Albert Schweitzer)

Sepertinya saya terlalu sering menulis tentang persahabatan di blog ini. Tapi anehnya saya tidak pernah bosan untuk menuliskannya. Dan kali ini saya kembali mengkisahkan suatu perjalanan persahabatan. Dan bagi saya ini adalah kisah luar biasa dan akan saya ingat.

Kisah ini akan saya kisahkan dari tulisan di bawah ini (saya ambil dari klik disini)
At first, it was "Le Petit Prince" that made us met on the Internet

I was fascinated with the Indonesian version of that French book,
translated by the late Wing Kardjo.
Unfortunately, the only copy that I had (got from a website at ITB) was infected by some viruses, then the file should be deleted long time ago.

Years after years, I was still curious to read again that simple yet profound book.

That book in Indonesian was published in 70's...so that, it's very hard to find
New published editions have not had the sense like one by Wing Kardjo, or even its original version in French.
Wing Kardjo, as one of Indonesian poets, ever lived in Paris for a long time, could catch the sense of that Exupery book almost perfectly.

I searched and browsed for that old book, for then I stumbled upon a blog post by Arina.

My curiosity to find that "Si Pangeran Kecil" has made me find a friend.

Arina is a pharmacist, a lecturer in East Java.
And reading her writing just made me wonder: how on Earth there's a person so tender yet very poetic and faithful in Indonesia ^^
And yes, she has that old, rare, and precious book.

I've never met her in person...but, I'm sure our souls had already met ^^
Someday, I hope I could visit her, and talk about many things...amin.

And by the way, she's a savior of my friendship with someone, via the old book she had.
...such a lovely Arafah Day if I remember ^^

Tulisan di atas di tulis oleh sahabat baru saja (N. Risma Liasari) yang akhirnya membuat saya terharu, (thank's Risma ^^). Dan akhirnya, memaksa saya untuk menuliskan balasan (saya ambil dari klik disini).



Maaf, kalau ini jadi inspirasi pertama saya dalam menulis di blog ini ^^

"If  I could pull down the rainbow, I would write our name with  it and put it back in the sky to let everybody know how colorful my life is with friend like you ..."

Pernahkah kamu merasakan sesuatu yang lain pada seseorang yang baru saja kamu jumpai ? seakan jatuh hati, atau bahkan lebih dari itu. Seakan kalian telah saling mengenal  lama di sisipan waktu yang lain ? Saya pernah. Dan biasanya rasa itu begitu mendalam, kemudian jika berlanjut kisah itu akan menjadi jalinan pertemanan atau bahkan persahabatan yang menyenangkan...

Jika kamu juga pernah, mungkin itu artinya kisah ini biasa saja...tapi saya punya satu kisah yang luar biasa... (setidaknya ini menurut saya ^^).

Saya belum pernah berjumpa dengan sosok ini, tidak berani pula membayangkan seperti apa wajahnya. Tanpa pertemuan, saya jatuh hati padanya (atau bahkan lebih dari itu).... Asal kamu tahu dia membantu saya memahami pertingnya arti persahabatan (walau telah terpisah jarak dan waktu) karena dia begitu menghargai arti persahabatan itu sendiri. Dia mengajarkan pada saya memahami sebuah makna cerita dari sisi yang berbeda, sesuatu yang sebelumnya saya anggap biasa. Dia juga membantu saya menghangatkan jiwa saya dengan renungan-renungan yang sarat makna. Tak lupa dia mengenalkan saya dengan banyak hal luar biasa dari belahan bumi lain yang sebelumnya telah saya anggap luar biasa. Dan dia melakukan semua itu tanpa perlu sebuah perjumpaan (bukankan itu luar biasa ?)

Sampai hari ini, setiap hari saya masih dapat mengingat dia dalam setiap bingkai kehidupan saya.... ketika saya memandang bintang di langit-langit kamar saya... ketika  saya memandang daun-daun yang berguguran dan teringat pada  daun musim gugur di Jepang. Atau saat saat saya mendengar kata Fantasy Railroad In The Stars, ataupun novel klasik lain dari Kenji Muyazawa yang bahkan tidak saya kenal.

Tapi mungkin dia benar, kami tidak pernah bertemu...tapi jiwa kami telah bertemu....

Terima Kasih, atas semua yang telah diberikan bahkan sebelum kata Perjumpaan... ^^

Inilah kisah persahabatan terbaru saya, dengan kisah baru... mendampingi kisah persahabatan saya yang lain....

3 komentar:

My Storiette - Friendship (again !) -



"Sometimes our light goes out but is blown into flame by another human being. Each of us owes deepest thanks to those who have rekindled this light” (Albert Schweitzer)

Sepertinya saya terlalu sering menulis tentang persahabatan di blog ini. Tapi anehnya saya tidak pernah bosan untuk menuliskannya. Dan kali ini saya kembali mengkisahkan suatu perjalanan persahabatan. Dan bagi saya ini adalah kisah luar biasa dan akan saya ingat.

Kisah ini akan saya kisahkan dari tulisan di bawah ini (saya ambil dari klik disini)
At first, it was "Le Petit Prince" that made us met on the Internet

I was fascinated with the Indonesian version of that French book,
translated by the late Wing Kardjo.
Unfortunately, the only copy that I had (got from a website at ITB) was infected by some viruses, then the file should be deleted long time ago.

Years after years, I was still curious to read again that simple yet profound book.

That book in Indonesian was published in 70's...so that, it's very hard to find
New published editions have not had the sense like one by Wing Kardjo, or even its original version in French.
Wing Kardjo, as one of Indonesian poets, ever lived in Paris for a long time, could catch the sense of that Exupery book almost perfectly.

I searched and browsed for that old book, for then I stumbled upon a blog post by Arina.

My curiosity to find that "Si Pangeran Kecil" has made me find a friend.

Arina is a pharmacist, a lecturer in East Java.
And reading her writing just made me wonder: how on Earth there's a person so tender yet very poetic and faithful in Indonesia ^^
And yes, she has that old, rare, and precious book.

I've never met her in person...but, I'm sure our souls had already met ^^
Someday, I hope I could visit her, and talk about many things...amin.

And by the way, she's a savior of my friendship with someone, via the old book she had.
...such a lovely Arafah Day if I remember ^^

Tulisan di atas di tulis oleh sahabat baru saja (N. Risma Liasari) yang akhirnya membuat saya terharu, (thank's Risma ^^). Dan akhirnya, memaksa saya untuk menuliskan balasan (saya ambil dari klik disini).



Maaf, kalau ini jadi inspirasi pertama saya dalam menulis di blog ini ^^

"If  I could pull down the rainbow, I would write our name with  it and put it back in the sky to let everybody know how colorful my life is with friend like you ..."

Pernahkah kamu merasakan sesuatu yang lain pada seseorang yang baru saja kamu jumpai ? seakan jatuh hati, atau bahkan lebih dari itu. Seakan kalian telah saling mengenal  lama di sisipan waktu yang lain ? Saya pernah. Dan biasanya rasa itu begitu mendalam, kemudian jika berlanjut kisah itu akan menjadi jalinan pertemanan atau bahkan persahabatan yang menyenangkan...

Jika kamu juga pernah, mungkin itu artinya kisah ini biasa saja...tapi saya punya satu kisah yang luar biasa... (setidaknya ini menurut saya ^^).

Saya belum pernah berjumpa dengan sosok ini, tidak berani pula membayangkan seperti apa wajahnya. Tanpa pertemuan, saya jatuh hati padanya (atau bahkan lebih dari itu).... Asal kamu tahu dia membantu saya memahami pertingnya arti persahabatan (walau telah terpisah jarak dan waktu) karena dia begitu menghargai arti persahabatan itu sendiri. Dia mengajarkan pada saya memahami sebuah makna cerita dari sisi yang berbeda, sesuatu yang sebelumnya saya anggap biasa. Dia juga membantu saya menghangatkan jiwa saya dengan renungan-renungan yang sarat makna. Tak lupa dia mengenalkan saya dengan banyak hal luar biasa dari belahan bumi lain yang sebelumnya telah saya anggap luar biasa. Dan dia melakukan semua itu tanpa perlu sebuah perjumpaan (bukankan itu luar biasa ?)

Sampai hari ini, setiap hari saya masih dapat mengingat dia dalam setiap bingkai kehidupan saya.... ketika saya memandang bintang di langit-langit kamar saya... ketika  saya memandang daun-daun yang berguguran dan teringat pada  daun musim gugur di Jepang. Atau saat saat saya mendengar kata Fantasy Railroad In The Stars, ataupun novel klasik lain dari Kenji Muyazawa yang bahkan tidak saya kenal.

Tapi mungkin dia benar, kami tidak pernah bertemu...tapi jiwa kami telah bertemu....

Terima Kasih, atas semua yang telah diberikan bahkan sebelum kata Perjumpaan... ^^

Inilah kisah persahabatan terbaru saya, dengan kisah baru... mendampingi kisah persahabatan saya yang lain....

Posting Komentar

Jumat, 17 Februari 2012

My Storiette - Friendship (again !) -



"Sometimes our light goes out but is blown into flame by another human being. Each of us owes deepest thanks to those who have rekindled this light” (Albert Schweitzer)

Sepertinya saya terlalu sering menulis tentang persahabatan di blog ini. Tapi anehnya saya tidak pernah bosan untuk menuliskannya. Dan kali ini saya kembali mengkisahkan suatu perjalanan persahabatan. Dan bagi saya ini adalah kisah luar biasa dan akan saya ingat.

Kisah ini akan saya kisahkan dari tulisan di bawah ini (saya ambil dari klik disini)
At first, it was "Le Petit Prince" that made us met on the Internet

I was fascinated with the Indonesian version of that French book,
translated by the late Wing Kardjo.
Unfortunately, the only copy that I had (got from a website at ITB) was infected by some viruses, then the file should be deleted long time ago.

Years after years, I was still curious to read again that simple yet profound book.

That book in Indonesian was published in 70's...so that, it's very hard to find
New published editions have not had the sense like one by Wing Kardjo, or even its original version in French.
Wing Kardjo, as one of Indonesian poets, ever lived in Paris for a long time, could catch the sense of that Exupery book almost perfectly.

I searched and browsed for that old book, for then I stumbled upon a blog post by Arina.

My curiosity to find that "Si Pangeran Kecil" has made me find a friend.

Arina is a pharmacist, a lecturer in East Java.
And reading her writing just made me wonder: how on Earth there's a person so tender yet very poetic and faithful in Indonesia ^^
And yes, she has that old, rare, and precious book.

I've never met her in person...but, I'm sure our souls had already met ^^
Someday, I hope I could visit her, and talk about many things...amin.

And by the way, she's a savior of my friendship with someone, via the old book she had.
...such a lovely Arafah Day if I remember ^^

Tulisan di atas di tulis oleh sahabat baru saja (N. Risma Liasari) yang akhirnya membuat saya terharu, (thank's Risma ^^). Dan akhirnya, memaksa saya untuk menuliskan balasan (saya ambil dari klik disini).



Maaf, kalau ini jadi inspirasi pertama saya dalam menulis di blog ini ^^

"If  I could pull down the rainbow, I would write our name with  it and put it back in the sky to let everybody know how colorful my life is with friend like you ..."

Pernahkah kamu merasakan sesuatu yang lain pada seseorang yang baru saja kamu jumpai ? seakan jatuh hati, atau bahkan lebih dari itu. Seakan kalian telah saling mengenal  lama di sisipan waktu yang lain ? Saya pernah. Dan biasanya rasa itu begitu mendalam, kemudian jika berlanjut kisah itu akan menjadi jalinan pertemanan atau bahkan persahabatan yang menyenangkan...

Jika kamu juga pernah, mungkin itu artinya kisah ini biasa saja...tapi saya punya satu kisah yang luar biasa... (setidaknya ini menurut saya ^^).

Saya belum pernah berjumpa dengan sosok ini, tidak berani pula membayangkan seperti apa wajahnya. Tanpa pertemuan, saya jatuh hati padanya (atau bahkan lebih dari itu).... Asal kamu tahu dia membantu saya memahami pertingnya arti persahabatan (walau telah terpisah jarak dan waktu) karena dia begitu menghargai arti persahabatan itu sendiri. Dia mengajarkan pada saya memahami sebuah makna cerita dari sisi yang berbeda, sesuatu yang sebelumnya saya anggap biasa. Dia juga membantu saya menghangatkan jiwa saya dengan renungan-renungan yang sarat makna. Tak lupa dia mengenalkan saya dengan banyak hal luar biasa dari belahan bumi lain yang sebelumnya telah saya anggap luar biasa. Dan dia melakukan semua itu tanpa perlu sebuah perjumpaan (bukankan itu luar biasa ?)

Sampai hari ini, setiap hari saya masih dapat mengingat dia dalam setiap bingkai kehidupan saya.... ketika saya memandang bintang di langit-langit kamar saya... ketika  saya memandang daun-daun yang berguguran dan teringat pada  daun musim gugur di Jepang. Atau saat saat saya mendengar kata Fantasy Railroad In The Stars, ataupun novel klasik lain dari Kenji Muyazawa yang bahkan tidak saya kenal.

Tapi mungkin dia benar, kami tidak pernah bertemu...tapi jiwa kami telah bertemu....

Terima Kasih, atas semua yang telah diberikan bahkan sebelum kata Perjumpaan... ^^

Inilah kisah persahabatan terbaru saya, dengan kisah baru... mendampingi kisah persahabatan saya yang lain....

Posting Komentar