Copyright © Arina for Life...
Design by Dzignine
Senin, 27 Desember 2010

Terima Kasih- Untuk semua doa dan ucapannya



27 Desember 2010, bertambah sudah usia saya hari ini. Bertambahnya usia ini akan bertambah pula tanggung jawab sosial saya di dunia ini. Mudah-mudahan saya selalu diberikan kekuatan untuk dapat  memberikan banyak manfaat kepada sesama sebagai salah satu bekal saya kelak di akhirat nanti. Amin.

Terima kasih tak terhingga kepada keluarga dan teman-teman semua baik secara online (FB, SMS, Telpon) maupun offline memberikan ucapan dan doanya langsung kepada saya. Terima kasih pula untuk segala kejutan dan kebahagiaan yang telah diberikan kepada saya (Sungguh, ini menjadi salah satu hari paling bahagia dalam hidup saya).
Dan semoga doa tersebut juga dilimpahkan untuk keluarga dan teman-teman semua. Semoga Allah SWT selalu melindungi kita, memberikan kesehatan, kesuksesan dan kebahagiaan dunia akhirat untuk kita semua. Amin

Sekali lagi terima kasih kepada teman-teman semua…semoga teman menjadi bagian bahagia anda dan bahagia menjadi bagian dan teman Anda…




Ya Allah,
Hari ini aku dalam kekhusukan dan keihlasan dihadapan hamparan rezekimu...

Ya Allah,
Kau ciptakan aku dari tiada, menjadi ada...
Kemudian kau kembalikan aku kepadamu,...

Ya Allah,
Kehidupanku bejalan dan berputar sesuai dengan kehendakmu

Ya Allah,
Hari ini telah sampai usia ku dalam kedewasaan, jadikanlah aku menjadi khusuk dan tawaduk dalam menerimah hikmah dan berkahmu
bertambah usia dalam hitungaku, berkurang pula usiaku dalam hitunganmu..

Ya Allah,
Panjangkanlah usiaku agar aku dapat hidup dan menjadi bermanfaat bagi ummatmu yang lain
Panjangkanlah usiaku agar aku dapat lebih memandang hidup dengan penuh makna dalam kebesaranmu
Panjangkanlah usiaku agar aku dapat lebih bersyukur atas nikmat dan rezeki yang Engkau anugerahkan kepadaku.

Ya Allah,
Jadikanlah aku termasuk ke dalam orang-orang yang senantiasa bersyukur terhadap rezeki dan anugrah yang Engkau berikan

Ya Allah,
Terimakasih Engkau telah memberi orang-orang yang senantiasa ada untukku, senantiasa memberikan kasih dan sayangnya. Yang menjadikan hidupku semakin berwarna...

Terimakasih engkau telah memberikan Cahaya Keimanan kepada kami agar kami dapat mengenalmu,


Terima Kasih Ya Allah…Ya Rabbi…...
Senin, 20 Desember 2010

Wanita - Kau begitu berharga


“Ketika TUHAN menciptakan WANITA,

Malaikat datang dan bertanya…
“Mengapa kau begitu lama menciptakan WANITA TUHAN ?”

TUHAN menjawab,
“Sudahkah engkau melihat setiap detail yang saya ciptakan untuk WANITA ??”

Dua tangannya mampu menjaga banyak anak pada saat bersamaan,
punya pelukan yang dapat menyembuhkan sakit hati dan keterpurukan
dan semua itu hanya dengan 2 tangan”.

Malaikat menjawab dan takjub,
“Hanya dengan 2 tangan ??
Tidak mungkin !!!”

TUHAN menjawab
“Tidakkah kau tau, dia juga mampu menyembuhkan dirinya sendiri
dan bisa bekerja 18 jam sehari “.

Malaikat mendekat dan mengamati WANITA tersebut, dan bertanya,
” TUHAN, kenapa wanita terlihat begitu lelah dan rapuh ?
seolah2 terlalu banyak beban baginya….”

TUHAN menjawab
“Itu tidak seperti yang kau bayangkan, itu adalah Air Mata….”
“Untuk apa ?” tanya Malaikat….

TUHAN melanjutkan

“Air mata adalah salah satu cara dia mengekspresikan kegembiraan,
kegalauan, Cinta, kesepian, penderitaan dan Kebanggaan….
Serta Wanita ini mempunyai kekuatan mempesona Laki2…
Ini hanya beberapa kemampuan yang dimiliki WANITA…..”
“Dia dapat mengatasi beban lebih dari Laki2,
Dia mampu menyimpan Kebahagiaan dan pendapatnya sendiri…..”
“Dia mampu tersenyum saat Hatinya menjerit,
Mampu menyanyi saat menangis,
Menangis saat terharu,
bahkan tertawa saat ketakutan..”
“Dia berkorban demi orang yang dicintainya..”
“Dia mampu berdiri melawan ketidakadilan.”
“Dia menangis saat melihat anaknya adalah Pemenang….”
“Dia girang dan bersorak saat kawannya tertawa Bahagia…”
“Dia begitu Bahagia mendengar suara kelahiran..”
“Dia begitu bersedih mendengar berita kesakitan dan kematian, tapi dia mampu mengatasinya…
Dia tau bahwa sebuah ciuman dan pelukan dapat menyembuhkan luka….”
“CINTANYA TANPA SYARAT”

” HANYA ADA 1 YANG KURANG DARI WANITA,
DIA LUPA BETAPA BERHARGANYA DIA…..”
Untukmu...wanita-wanita...
Minggu, 19 Desember 2010

3 Idiots- Film kocak yang cerdas

Awalnya, saya mengira ini adalah film konyol... Sebenarnya saya juga tidak terlalu menyukai film-film berbau kekonyolan. Tapi ternyata, kali ini saya tidak salah pilih...
Film India yang satu ini, layak diacungi jempol...(setidaknya menurut saya). 
Ceritanya yang sederhana, kocak, sarat makna dan cerdas... membuat saya menilai, film ini memang layak untuk ditonton. 



Sinopsis ceritanya :
Dua orang sahabat [Madhavan dan Sharman Joshi] memulai usaha untuk mencari teman mereka yang hilang. Pada perjalanan ini, mereka menghadapi taruhan yang sudah lama terlupakan, pernikahan
yang harus mereka kacaukan, dan sebuah pemakaman yang berlangsung menjadi di luar kendali. Ketika mereka mereka melakukan perjalanan yang berbahaya, suatu perjalanan yang lain dimulai: perjalanan batin mereka melalui jalur memori dan kisah teman mereka - yang tak tertahankan seorang pemikir bebas yaitu Rancho [Aamir Khan], yang dalam cara yang unik, menyentuh dan mengubah hidup mereka . Cerita tentang hari-hari kuliah mereka yang berganti-ganti antara kisah asmara Rancho dengan Pia [Kareena Kapoor], dan bentrokan dengan mentor yang menindas, Viru Sahastrabudhhe. Kemudian suatu hari, tiba-tiba, Rancho lenyap. Siapa dia? Mana asalnya? Mengapa dia pergi? Teman yang mempengaruhi dan mengilhami mereka untuk berpikir kreatif dan mandiri, bahkan ketika dunia konvensional memanggil mereka tiga idiot. Mana idiot asli sekarang? Akhirnya, di pegunungan berkabut yang tak tertandingi keindahannya, mereka menemukan sebuah kunci rahasia.



3 Idiots Movie ini memang sukses meramu tangisan dan tawa dalam satu adegan. Harus diakui 3 Idiots mengemban pesan-pesan yang penting, bahkan krusial bagi kehidupan setiap manusia dengan kemasan yang ringan dan sangat menghibur. Dengan elemen yang masih tetap Bollywood seperti, film berdurasi lama (yang nyaris 3 jam), tarian dan nyanyian, kisah cinta melodrama, bahkan hujan. Tetap saja recommended bagi setiap orang karena ada pesan bernilai lebih melalui film ini untuk Anda nikmati. 



Banyak hal yang menarik, seperti keyakinan Rancho dalam menghadapi masalah sehingga ia akan menepuk dadanya sambil berkata, "Aal izz well..." dan juga pesan yang tidak secara langsung disampaikan bahwa, pendidikan adalah demi ilmu, bukan untuk gelar, kebanggan ataupun jalan menuju masa depan yang cemerlang...

Dari film ini saya belajar,  bahwa belajar bukan semata-mata tentang text book, keberhasilan yang ingin kita capai, bukan juga untuk berlomba menjadi yang terbaik....tapi bagaimana kita hati kita mencintai apa yang kita pelajari...
Minggu, 12 Desember 2010

My Sister's Keeper

Jika anda suka film drama, menyukai film "notebook"...
Saya rasa anda harus menonton film ini...



My Sister's Keeper

Sebuah film yang diadaptasi dari buku dengan judul yang sama...


Anna Fitzgerald (Abigail Breslin) lahir dari proses pembuahan dalam tabung. Kelahirannya hanya untuk menjadi donor bagi Kate (Sofia Vassilieva), kakaknya yang menderita leukimia. Seumur hidupnya, Anna tak punya kesempatan untuk hidup sebagai dirinya sendiri.
Suatu ketika, Kate didiagnosa gagal ginjal dan karenanya Anna harus bersiap-siap merelakan satu ginjalnya untuk Kate. Di saat yang menentukan ini, Anna membuat sebuah keputusan besar dengan menyewa pengacara bernama Campbell Alexander (Alec Baldwin) untuk menuntut kedua orang tuanya karena telah memanfaatkan hidupnya untuk keperluan donor.

Kenyataannya, inti kisah ini bukan terletak di sana. Tapi lebih dari itu...
Bukan hanya tentang satu cinta...tapi banyak cinta...
Bukan tentang sulitnya mencari cinta...tapi tentang sulitnya dicintai...
Bukan tentang sulitnya bertahan...tapi tentang sulitnya melepas...
Bukan tentang sulitnya berkorban...tapi tentang sulitnya berhenti berkorban...
Yes...the movie makes you cry...


Awalnya, saya menonton film ini karena saya suka Cameron Diaz...
Tapi akhirnya, saya suka film ini mungkin karena ada Cameron Diaz atau mungkin juga tidak...tapi yang jelas, saya suka film ini....itu saja ^_^




Arina for Life...: Randy Pausch- "It’s not about how to achieve your ...

Arina for Life...: Randy Pausch- "It’s not about how to achieve your ...: "Saya selalu bilang, ini buku favorit saya... Karena saya belajar banyak dari buku ini... Randy Pausch, seorang prosesor dalam bida..."
Kamis, 09 Desember 2010

Randy Pausch- "It’s not about how to achieve your dream, but about how to live your life"


Saya selalu bilang, ini buku favorit saya...

Karena saya belajar banyak dari buku ini... 


Randy Pausch, seorang prosesor dalam bidang ilmu komputer di Carnegie Mellon University, Pennsylvania. Amerika Serikat yang terkenal karena kuliah terakhirnya yang ia berikan di kampus tersebut berjudul “Really Achieving Your Childhood Dreams” sebelum akhirnya meninggal dunia pada usia 47 tahun karena kanker pankreas.

Randy Pausch yang berusia 47 tahun kembali ke Carnegie Mellon University untuk memberikan kuliah terakhir kepada para kolega, mahasiswa, dan temannya. Profesor ilmu komputer ini berpikir bahwa mungkin sekitar 150 orang yang hadir, tetapi auditorium dengan 400 kursi itu penuh sesak. Selama 1 jam, Randy menyatakan isi hatinya sebagai bentuk perpisahan yang menyentuh, berwawasan, dan humoris, serta lebih berfokus pada kehidupan daripada kematian. Beberapa minggu kemudian, rekaman video dari kuliah tersebut telah dilihat jutaan orang di Internet dan menjadi topik dari buku terlaris. Mereka yang menghadapi kematian seringkali memiliki pandangan yang jelas dan luar biasa tentang apa yang terpenting dalam kehidupan (klik disini untuk melihat video).


Randy Pausch menggambarkan kanker sebagai "masalah teknis" Bagaimana cara ini berguna untuk melihat pada penyakitnya?
Dia berbicara tentang kuliah sebagai sarana ekspresi, dan cara untuk menjangkau anak-anaknya: "Jika saya adalah pelukis, aku akan melukis untuk mereka. Jika saya seorang musisi, saya akan menggubah musik. Tapi aku adalah seorang dosen, jadi saya mengajar kuliah " Ada banyak cara untuk berkomunikasi.


Kenyataannya, rekaman kuliah itu memang sengaja dibuat oleh Randy untuk ketiga anaknya. Ia sudah tidak punya cukup waktu untuk ikut mendampingi ketiga anaknya tumbuh besar. Pelajaran dalam kuliah terakhirnya adalah pelajaran tentang kehidupan yang ingin ia wariskan pada anak-anaknya. Warisan yang tidak akan habis, sebagai pengganti waktu yang tidak akan pernah ia dapatkan untuk menemani mereka tumbuh dewasa.



“It’s not about how to achieve your dream, but about how to live your life”
Dan bagi saya, buku ini mengajarkan saya  untuk terus berjuang dan mensyukuri hidup... apapun yang saya rasakan.
Senin, 29 November 2010

Ketika Ingin menjadi "Pangeran Kecil"

Ketika masih kecil, saya suka sekali membaca sebuah buku yang sebenarnya tidak saya pahami benar isinya. Buku itu berjudul “Pangeran Kecil” yang sempat saya pinjam di perpustakaan sekolah SD saya. Ketika itu, saya anggap buku ini hanya salah satu bacaan menarik yang saya baca berulang-ulang (mungkin karena saya tidak terlalu paham artinya).



Namun ketika saya mulai dewasa dan kembali menemukan buku ini (masih dalam cetakan lama versi Pustaka Jaya bukan Gramedia) saya kembali mengulang membacanya. Dan saya mulai memaknai isinya. Dan bagi saya versi dewasa, buku itu masih luar biasa. . .

Bacaan anak-anak yang sarat makna. . .

Buku yang berjudul asli Le Petit Prince (Pangeran Kecil) adalah novel karya Antoine de Saint Exupéry yang diterbitkan pada tahun 1943 dan sudah di terjemahkan dalam 180 bahasa (waw...saya sungguh beruntung menjadi salah satu pembacanya).  Dan yang paling menarik buat saya adalah novel ini digambar sendiri oleh pengarangnya tentu saja dengan gaya anak-anak yang mengagumkan.

Kisah seorang pangeran dari sebuah asteroid kecil yang jatuh ke Bumi (gurun sahara) dan bertemu dengan seorang pilot yang pesawatnya sedang rusak di gurun yang sama. Dalam buku itu pangeran kecil memberikan banyak pelajaran tentang kehidupan dan cinta pada si pilot. . .

Ketika saya masih remaja, ibu saya banyak sekali memberi saya petuah-petuah tentang cinta yang saat itu buat saya seperti rambu-rambu. Memberi tahu jalan mana yang boleh dilalui dan yang tidak boleh dilalui... Dan bagi saya, ibu seperti “pangeran kecil” dan saya “pilot” itu. . .Dengan bahasanya ibu memberi  tahu saya semua yang ingin saya tahu...

Bertahun-tahun kemudian, saya berfikir bahwa akan tiba saatnya saya menjadi “pangeran kecil” bagi “pilot-pilot” yang saya kenal. . . . Ketika saya katakan hal itu pada ayah saya, beliau berkata, “Kau sudah menjadi pangeran kecil itu nduk...tanpa kau sadari.” Dan saya percaya. . .

Ternyata ayah salah. . . .saya masih menjadi pilot itu. . . .
Apalagi ketika saya menemukannya...
“Can’t  you see that when i find you, I’ll find me...”

Heem....dan benar-benar menjadi sadar ketika saya kembali membaca buku ini bebrapa hari ini, masih ingat betul apa yang dikatakan rubah kepada pangeran kecil, "Manusia kadang sering lupa, bahwa mereka bertanggung jawab, selamanya, atas apa yang telah mereka jinakkan". Dan ternyata benar, saya masih pilot itu...

Namun ungkapan yang paling saya suka adalah ketika rubah berkata kepada Pangeran Kecil:
 "On ne voit bien qu'avec le cœur, l'essentiel est invisible pour les yeux."
“Seseorang hanya dapat melihat dengan sebaik-baiknya melalui hatinya, karena yang terpenting (dalam kehidupan) tidak terlihat oleh mata.”


Akhirnya saya semakin sadar . . . tidak akan mudah menjadi pangeran kecil itu...




Selasa, 19 Oktober 2010

Wajah-wajah ini...

Sepertinya  saya tidak pernah berhenti untuk mengagumi wajah-wajah ini. Entah kenapa, buat  saya mereka memang berharga. Sedikit banyak, mereka pernah hadir dalam hidup saya dan mengisi sebagian hati saya dan mungkin masih mengisi bagian itu. Entah benar atau tidak, mereka sudah sedikit banyak mempengaruhi cara berfikir saya, mempengaruhi setiap langkah yang saya buat. Saya jadi tahu bagaimana cara menerima kekurangan orang lain, atau membuat hidup saya selalu be possitive thingking dan memahami bahwa hitam adalah tetap sebuah warna . Mungkin terdengar biasa, tapi tidak buat saya yang merasakannya.


Masih dengan memandang  wajah-wajah ini saya tahu apa itu bahagia dan apa  arti bersyukur. Saya masih sangat bersyukur mengenal mereka dan semakin bersyukur setelah menyayangi mereka. Bagi saya ini aneh, karena saya begitu bisa bersyukur hanya karena mengenal dan menyayangi wajah-wajah ini.

Sungguh besar harapan saya melihat mereka berada di tempat yang tinggi, dalam martabat baik jasmani ataupun rohani. Sungguh ingin rasanya melihat, wajah-wajah ini akan memenuhi setiap warna indah dari dunia. Mereka boleh berjalan, berlari  bahkan terbang menjauh asalkan saya dapat melihat mereka menuju tempat yang  penuh bintang. Karena, wajah-wajah ini akan semakin cemerlang ketika berada di bawah cahaya yang indah.


Karena kuingin mereka mencapai bintang, sedikit  saya berpesan :
”Adik-adikku, aku  tahu cinta memang mendebarkan...ada sensasi asing yang  meggelitik...mungkin yang di sebut orang, romantisme ?  tapi ingatlah  kamu tetap butuh teman sejati. Yang setia dan dapat diandalkan tak terbatas waktu dan tempat. Kamu tidak pernah tahu apa yang akan terjadi kemudian selain kenyataan bahwa, ketidakpastian adalah hal yang pasti selama kita masih berpijak berputar bersama sang bumi. Aku hanya tidak cukup kuat jika harus melihatmu sakit hati. Jatuh karena ditinggalkan sang pecinta. Aku pun tidak cukup bisa diandalkan untuk sepenuhnya dapat melegakan haus hatimu akan sentuhan cinta. Pelukan dariku hanya bisa membantumu menumpahkan kebingunganmu akan realita yang terasa kejam. Apa lagi? Aku bisa mengusap air matamu. Dan kemudian menggenggam jari-jarimu. Memelukmu kembali. Itu saja. Aku tak bisa dan tak pernah bisa menyentuh luka hatimu yang terlalu dalam.
Sayangku, teman sejatimu akan melindungimu. Membantumu menghindari coretan merah tua tak karuan yang akan merusak hasil karya masa depanmu yang damai. Juga menghindari dirimu menyerahkan mimpi-mimpi besarmu di gudang berdebu dan menguburkannya dalam kesepian. Jadi kumohon, carilah teman sejati.”
“Adik-adikku, penuhilah hidup dengan mimpi...kau boleh jadikan dirimu sang pemimpi tapi jangan pula lelah mengejarnya. Karena dibalik dunia yang luas ini kau punya tempat untuk  tumbuh, dan mekarlah menjadi bunga yang paling harum baunya.
Adikku, warnailah mimpimu dengan doa, karena kuyakin hanya doa yang akan menemanimu dengan sempurna. Hanya doa yang akan menghantarmu menjadi pribadi yang indah. Dengan doa aku akan ikut membimbing langkahmu...Percayalah bahwa kamu diciptakan untuk memberi manfaat bagi sesama,  karenanya keberadaanmu tidak mungkin sia-sia. Dan bagiku kau adalah indah !”
“ Adik-adikku, aku tahu hidup ini dipenuhi persoalan yang tak akan pernah ada habisnya. Mungkin suatu hari kau akan bangun dengan benang kusut di kepalamu yang akhirnya akan menyiksa harimu yang indah. Suatu waktu mungkin kau akan terjatuh dan rasanya memang menyakitkan. Mungkin kau akan menghabiskan waktumu bersama tetesan air mata di bantal tidurmu. Sungguh itu mungkin terjadi, dan akan sangat menyakitkan, hingga kau berkata bahwa hidup ini tak adil. Tapi adik-adikku, percayalah bahwa sesungguhnya itu semua tak sebanding dengan kekuatan yang diberikan Tuhan terhadapmu. Maka bersemangatlah, hadapi tanggungjawabmu dan songsong masa depanmu.”


Dengan penuh cinta..kembali, hari ini saya ingin berterima kasih pada wajah-wajah ini... setelah saya berterima kasih pada Allah telah menjadikan mereka bagian dari hidup saya. Dan kupersembahkan ini (klik here )untuk wajah-wajah ini.. Love u all....






Senin, 27 September 2010

Cuma ingin bicara--Tentang Kesetiaan..

Pernah dengar kisah-kisah kesetiaan?
Sampai saat ini saya selalu kagum dengan orang-orang yang memiliki kesetiaan terhadap apapun juga...kekasih, sahabat, suami/istri, negara, agama atau apapun juga.

Bagi saya orang-orang yang setia selalu nampak luar biasa (meskipun beberapa orang menganggapnya bodoh).
Bahkan ketika saya membaca kisah ini...
Bahwa ternyata kesetiaan bisa menjadi milik siapa saja...

Kisah I


Burung betina ini terkapar tak berdaya karena tertabrak mobil di salah satu jalan raya di Perancis karena terbang menukik terlalu rendah.  Dia meminta pertolongan dan berharap sang jantan bisa menolongnya.

Sang jantan berusaha menolong, tetapi dia tidak bisa berbuat banyak. Pertolongan yang bisa diberikan hanyalah memberikan makanan dan minuman. Beberapa kali dengan penuh cinta, sang jantan membawakan kekasihnya makanan dan minuman dari mulutnya.



Lagi, ia membawakan makanan tetapi sang betina sudah tidak merespon, kepalanya terkulai dan matanya terpejam. Jantan itu mencoba mengerakkan tubuh pasangannya untuk memastikan apa yang terjadi.... dan ”Innaalillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun” sang jantan sangat sedih karena kekasihnya sudah tidak bernyawa.


Sadar bahwa belahan hatinya telah tiada dan tak akan kembali, ia berkicau keras meratapi kepergian pasangannya dan tidak percaya akan apa yang telah terjadi dan menyesali dirinya yang tidak dapat berbuat banyak menolong sang kekasih.



Setelah sang kekasih meninggal dia tidak dapat berbuat banyak, karena tidak dapat menguburkan di aspal. Sang jantan dengan penuh KESETIAAN hanya menunggu jasad sang kekasih dalam waktu yang lama.



Jutaan orang di dunia menangis usai melihat rangkaian gambar  yang dibidik seorang wartawan ini. Sang wartawan menjual foto-foto ini ke salah satu koran terbesar di Perancis. Seluruh eksemplar koran tersebut habis terjual ketika gambar-gambar ini dimuat.

Saya bilang "LUAR BIASA !"

Kisah II

Kisah KESETIAAN yang lain adalah kisah anjing Hachiko yang sangat setia.
Ia menanti tuannya selama 10 tahun di stasiun KA Shibuya, Tokyo.
Dan Hachiko tidak tahu tuannya Profesor Ueno telah meninggal di kampusnya.
Tetapi ia tetap setia menjemput ’tuannya yang telah hilang’ hingga ajalnya sendiri tiba.


Patung tembaga Hachiko menjadi monumen ”KESETIAAN” di stasiun tersebut.


Kisahnya sudah melegenda di Tokyo dan difilmkan.

Kembali saya bilang, "LUAR BIASA !"
Jumat, 10 September 2010

Tentang Maaf...




Hari ini, setelah seharian menguntai kata maaf yang tak habis-habis baik lewat sms ato waktu ketemu langsung. Saya jadi sempat memikirkan tentang kata maaf.

Gak tau kenapa, kalo waktu seperti ini, kata maaf jadi gampang banget diucapin, Gak tau itu dari hati atau hanya sekedarnya saja. Tapi dimana-mana orang jadi gampang banget bilang maaf.


Padahal dari berita yang saya baca, pria biasanya paling susah bilang kata maaf....????? Dari penelitian di Amerika Menurut Juola Exline, salah seorang peneliti, pria pada dasarnya memiliki ego yang lebih besar daripada perempuan, sehingga tidak terlalu mudah berempati terhadap kesalahan orang lain yang dilakukan terhadap dirinya.

Penelitian lain yang dilakukan The John Templeton Foundation mendukung studi di atas. Berdasarkan hasil studi ini, selain sifat dasar yang dipengaruhi oleh unsur kimiawi otak, pengaruh lingkungan juga punya peranan penting dalam membentuk perilaku laki-laki dan perempuan dalam hal memberikan dan meminta maaf. 
Sejak kecil, perempuan sudah dilatih untuk menempatkan dirinya di dalam situasi orang lain, sehingga punya empati lebih besar terhadap kesalahan yang dilakukan orang lain. Lain halnya dengan pria, yang selalu dilatih untuk menjadi pemimpin dan orang nomor satu. Secara general, hal ini mengakibatkan pria cenderung bersikap lebih "saklek" dan sulit mentolerir kesalahan yang dilakukan orang lain. 

Bukan hanya tak mudah memberi maaf, meminta maaf juga terbilang suatu hal yang amat sulit dilakukan oleh mayoritas pria. Menurut Dr Pam Spurr, pakar relationship, seperti yang dikutip oleh harian The New York Times, ketimbang meminta maaf, pria lebih memilih menjelaskan secara rinci apa yang melatarbelakangi tindakan keliru yang dilakukannya. Meski sulit melontarkan kata maaf, pria punya cara menunjukkan penyesalannya melalui tindakan.

Benar atau salah ???? sepertinya saya harus bertanya kepada pria....



Sebaliknya,  kata maaf yang terlalu mudah untuk di ucapkan juga bukan sesuatu yang menyenangkan....Karena ada kata-kata “maaf” yang tidak memberi kedamaian.  Karena menurut saya, kata “maaf” tak selalu membuat kita lega setelah mengucapkan atau mendengarnya.

Apa yang kamu rasakan ketika seseorang menumpahkan minuman di gaun pesta yang baru kamu beli, lalu bilang maaf dan kemudian nyelonong pergi ?

Apa yang kamu rasakan ketika seseorang yang sangat kamu benci tiba-tiba mengatakan “Maaf jika aku memiliki banyak kesalahan hingga kau membenciku”?

Apa yang kamu rasakan ketika seseorang yang sangat kamu cintai tiba-tiba berkata “Maaf, aku tak bisa lagi mencintaimu”?

Apa yang kamu rasakan ketika seseorang yang pernah kamu sakiti hatinya mengatakan “Maaf karena aku masih mencintaimu hingga hari ini”?

Jadi apa yang anda rasakan?????

Marah.
Terharu.
Kecewa.
Bingung.

Hingga kadang saya berfikir bahwa, “Saya tak siap menerima kata maaf, jika itu akan mengubah kebahagiaan  menjadi abu. Saya tak ingin mengubah binar-binar hati menjadi gelap tanpa cahaya. Janganlah berganti, tetaplah seperti ini. Biarlah saya tetap tertawa tanpa harus mendengar kata maaf darimu.”

Terlepas dari semua hal yang saya bicarakan tadi, dengan penuh keikhlasan dan dari hati saya yang paling dalam saya mengucapkan SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1431 H. MINAL AIZIN WAL FAIZIN, MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN.


Bahwa sesungguhnya, tak ada satupun diantara kita yang ingin berbuat salah tapi manusia tiada yang sempurna....




Rabu, 01 September 2010

Hanya ingin bilang... Terima kasih (menyadari bahwa setiap orang memiliki titik hitam)


Suatu malam saya terdiam sendiri di kamar, memikirkan tentang segala yang telah saya miliki. Bukan tentang seberapa banyak harta yang saya punya tapi seberapa banyak kasih sayang yang saya miliki. Ternyata Allah sudah sangat baiknya kepada saya, Dia telah memberikan banyak orang yang memberi saya cinta. Bisa jadi karena mereka adalah keluarga saya, teman-teman saya yang kemudian menjadi sahabat-sahabat saya. Sungguh, memiliki sahabat adalah luar biasa... sesuatu yang bisa menerangi dalam gelap hati saya.

Tapi kemudian saya kembali berfikir, bahwa akhir-akhir ini saya hanya menyambung persahabatan secara jarak jauh, dengan mengandalkan kecanggihan teknologi yang begitu banyak membantu. Sehingga jarak sudah tak lagi menjadi masalah. Dan di dekat saya, ternyata saya sudah memilki banyak sahabat-sabahat baru yang  tak kalah menyenangkan. Dan mereka adalah anak-anak saya...(walah, menikah saja belum tapi sudah memiliki banyak anak ^_^v)

Ternyata anak-anak saya adalah murid-murid saya yang sangat luar biasa, rasanya senang sekali telah mengenal mereka. Mereka memberi alasan buat saya untuk tersenyum setiap hari. Bahkan ketika saya sudah tidak lagi bersama mereka saat ini.

Entah kenapa kehadiran mereka selalu memberi warna pada hidup saya, menjadikan cerita mereka sebagai hal-hal yang menurut saya sangat menakjubkan. Menjadi senyum, canda dan tawa mereka sebagai kesegaran bagi kekeringan saya. Dan hal itu yang menjadikan saya ingin dapat ikut menghapuskan kesedihan mereka walaupun sedikit.

Saat ini, ketika sudah tidak lagi bersama mereka, saya masih sering merindukan mereka. Ketika bagaimana mereka dengan berbagai cara selalu berusaha menarik perhatian saya. Atau cara mereka memanggil saya, saat mereka berusaha menceritakan sesuatu yang menarik mereka, dan banyak hal yang benar-benar membuat saya sangat merindukan mereka.

Sungguh saya merindukan saat-saat tertawa bersama mereka...
Sungguh saya merindukan saat-saat memeluk mereka...
Sungguh saya merindukan berada di tengah mereka, meski saya hanya memperhatikan mereka bercanda dan sesekali saya akan tersenyum mendengar canda mereka.
Dan sungguh saya sangat merindukan saat mereka bilang, “buk, ayo cerita buk !”

Mengingatnya membuat saya semakin merindukan mereka...
Bukan karena apa yang saya berikan pada mereka tapi apa yang telah mereka berikan pada saya mereka membuat saja berbeda.
Tapi sungguh, mereka adalah guru bagi saya...

Karena mereka saya belajar saling mengerti...

Karena mereka saya belajar bersabar...

Karena mereka saya belajar bersyukur...

dan Karena mereka saya belajar bahwa dunia ini terlalu indah untuk membuat kita berhenti tersenyum

Tapi sungguh saya sangat bersyukur pada Allah bisa mengenal mereka, bisa bersama dengan mereka. Dan setelah Ia memberikan anak-anak yang luar biasa pada saya.

Akhirnya, saya harus berterima kasih pada anak-anak saya yang sudah menjadikan hidup saya semakin indah... luv u all...^_^

Senin, 30 Agustus 2010

Tentang Kehilangan...ternyata menyedihkan



Minggu ini menjadi sangat berat buat saya, mengingatnya saja kadang terasa sangat  berat namun tiba di titik dimana saya mulai pada titik perenungan dan kemudian ingin menulisnya. Walau akan terkesan melankolis, saya akan tetap akan menulisnya...

Mungkin ini kali pertama aku benar-benar merasa kehilangan seseorang, bukan kisah picisan karena patah hati tapi karena kehilangan untuk selamanya. Meninggal, mati, wafat dan sederetan kata yang berarti sama ini terdengar menakutkan, bahkan walau hanya diucapkan atau didengar, namun ternyata akan lebih dari sekedar menyedihkan daripada menakutkan ketika itu berada di sekitar kita. Mungkin karena rasa kehilangan itu sendiri, karena artinya kita akan kehilangan untuk selamanya... dan benar, berharap dia kembali hanya akan membuatmu gila. Pada titik ini, saya mulai perenungan saya. Bukan tentang kematian itu sendiri tapi tentang perasaan kehilangan.

Tak ada yang harus disalahkan tentang kematian, semua hanya kehendak Allah (yang ini sifatnya mutlak), apalagi dalam kasus saya. Saya kehilangan kakak saya yang meninggal dengan caranya yang menurut saya sangat indah. Kenapa? Karena ia pergi di bulan yang baik dan dengan cara yang baik (istighfar yang  tak pernah lepas dari mulutnya). Jadi, sekali lagi saya tidak mempersoalkan kematian karena bagi saya, Allah sangat sayang padanya.

Kembali pada kehilangan, rasa itu mungkin muncul  ketika tidak bisa disentuh lagi. Tidak bisa dipeluk. Atau dicium lagi. Tidak bisa berbincang lagi. Tidak bisa tertawa bersama. Dan bercanda bersama. Dan ini akan menjadi salah satu titik paling menyedihkan buat saya. Karena bagi saya, kakak saya tidak hanya sebagai kakak (mas-begitu aku memanggilnya), tapi juga seorang sahabat, pelindung sekaligus penjaga buat saya... dia terlalu memenuhi hari-hari saya.  Nyatanya rasa kehilangan ini masih terlalu menyedihkan...bahkan saya masih menangis ketika menulis ini.

Kehilangan kakak, sahabat, pelindung sekaligus penjaga membuat saya tergopoh-gopoh untuk bangkit. Kadang berfikir, diam dulu sesaat untuk mengenangnya. Namun, waktu ternyata terlalu berharga untuk saat-saat diam yang saya punya. Hingga saya mulai bangkit (masih dengan tergopoh-gopoh)         dan menata hidup saya yang baru (tanpa kehadirannya).

Dalam akhir perenungan saya mulai menata tujuan hidup saya. Sampai pada list saya yang mungkin kadang terlupa. Yang pertama, hidup saya untuk Allah (karena setelah kakak saya meninggal saya semakin sadar bahwa hidup dan mati hanyalah milik-Nya). Yang kedua, untuk orang tua saya (membahagiakan mereka semampu saya). Yang ketiga, untuk kebaikan orang-orang disekitar saya, karena kakak saya selalu memberi teladan tentang kebaikan ini.

Ketika saya menuliskan ini, saya masih mengingat kakak saya, merindukannya dan kini berharap saya bisa menjadi manusia baik walau tanpa dirinya di samping saya. . . .

Forever and one
I will miss you
However, I kiss you
Yet again
Way down in Neverland
So hard I was trying
Tomorrow I'll still be crying*
*Forever and one (Hellowen), lagu  yang sering kau putar mas !

29 Agustus 2010 (00.06)
Kutuliskan ini karena rasa kehilangan atasmu, laki-laki baik yang selalu menjadi teladan bagi hidupku dan hidup banyak orang. Bahagialah bersama-Nya (21 Agustus 2010).

Terima Kasih- Untuk semua doa dan ucapannya



27 Desember 2010, bertambah sudah usia saya hari ini. Bertambahnya usia ini akan bertambah pula tanggung jawab sosial saya di dunia ini. Mudah-mudahan saya selalu diberikan kekuatan untuk dapat  memberikan banyak manfaat kepada sesama sebagai salah satu bekal saya kelak di akhirat nanti. Amin.

Terima kasih tak terhingga kepada keluarga dan teman-teman semua baik secara online (FB, SMS, Telpon) maupun offline memberikan ucapan dan doanya langsung kepada saya. Terima kasih pula untuk segala kejutan dan kebahagiaan yang telah diberikan kepada saya (Sungguh, ini menjadi salah satu hari paling bahagia dalam hidup saya).
Dan semoga doa tersebut juga dilimpahkan untuk keluarga dan teman-teman semua. Semoga Allah SWT selalu melindungi kita, memberikan kesehatan, kesuksesan dan kebahagiaan dunia akhirat untuk kita semua. Amin

Sekali lagi terima kasih kepada teman-teman semua…semoga teman menjadi bagian bahagia anda dan bahagia menjadi bagian dan teman Anda…




Ya Allah,
Hari ini aku dalam kekhusukan dan keihlasan dihadapan hamparan rezekimu...

Ya Allah,
Kau ciptakan aku dari tiada, menjadi ada...
Kemudian kau kembalikan aku kepadamu,...

Ya Allah,
Kehidupanku bejalan dan berputar sesuai dengan kehendakmu

Ya Allah,
Hari ini telah sampai usia ku dalam kedewasaan, jadikanlah aku menjadi khusuk dan tawaduk dalam menerimah hikmah dan berkahmu
bertambah usia dalam hitungaku, berkurang pula usiaku dalam hitunganmu..

Ya Allah,
Panjangkanlah usiaku agar aku dapat hidup dan menjadi bermanfaat bagi ummatmu yang lain
Panjangkanlah usiaku agar aku dapat lebih memandang hidup dengan penuh makna dalam kebesaranmu
Panjangkanlah usiaku agar aku dapat lebih bersyukur atas nikmat dan rezeki yang Engkau anugerahkan kepadaku.

Ya Allah,
Jadikanlah aku termasuk ke dalam orang-orang yang senantiasa bersyukur terhadap rezeki dan anugrah yang Engkau berikan

Ya Allah,
Terimakasih Engkau telah memberi orang-orang yang senantiasa ada untukku, senantiasa memberikan kasih dan sayangnya. Yang menjadikan hidupku semakin berwarna...

Terimakasih engkau telah memberikan Cahaya Keimanan kepada kami agar kami dapat mengenalmu,


Terima Kasih Ya Allah…Ya Rabbi…...

Wanita - Kau begitu berharga


“Ketika TUHAN menciptakan WANITA,

Malaikat datang dan bertanya…
“Mengapa kau begitu lama menciptakan WANITA TUHAN ?”

TUHAN menjawab,
“Sudahkah engkau melihat setiap detail yang saya ciptakan untuk WANITA ??”

Dua tangannya mampu menjaga banyak anak pada saat bersamaan,
punya pelukan yang dapat menyembuhkan sakit hati dan keterpurukan
dan semua itu hanya dengan 2 tangan”.

Malaikat menjawab dan takjub,
“Hanya dengan 2 tangan ??
Tidak mungkin !!!”

TUHAN menjawab
“Tidakkah kau tau, dia juga mampu menyembuhkan dirinya sendiri
dan bisa bekerja 18 jam sehari “.

Malaikat mendekat dan mengamati WANITA tersebut, dan bertanya,
” TUHAN, kenapa wanita terlihat begitu lelah dan rapuh ?
seolah2 terlalu banyak beban baginya….”

TUHAN menjawab
“Itu tidak seperti yang kau bayangkan, itu adalah Air Mata….”
“Untuk apa ?” tanya Malaikat….

TUHAN melanjutkan

“Air mata adalah salah satu cara dia mengekspresikan kegembiraan,
kegalauan, Cinta, kesepian, penderitaan dan Kebanggaan….
Serta Wanita ini mempunyai kekuatan mempesona Laki2…
Ini hanya beberapa kemampuan yang dimiliki WANITA…..”
“Dia dapat mengatasi beban lebih dari Laki2,
Dia mampu menyimpan Kebahagiaan dan pendapatnya sendiri…..”
“Dia mampu tersenyum saat Hatinya menjerit,
Mampu menyanyi saat menangis,
Menangis saat terharu,
bahkan tertawa saat ketakutan..”
“Dia berkorban demi orang yang dicintainya..”
“Dia mampu berdiri melawan ketidakadilan.”
“Dia menangis saat melihat anaknya adalah Pemenang….”
“Dia girang dan bersorak saat kawannya tertawa Bahagia…”
“Dia begitu Bahagia mendengar suara kelahiran..”
“Dia begitu bersedih mendengar berita kesakitan dan kematian, tapi dia mampu mengatasinya…
Dia tau bahwa sebuah ciuman dan pelukan dapat menyembuhkan luka….”
“CINTANYA TANPA SYARAT”

” HANYA ADA 1 YANG KURANG DARI WANITA,
DIA LUPA BETAPA BERHARGANYA DIA…..”
Untukmu...wanita-wanita...

3 Idiots- Film kocak yang cerdas

Awalnya, saya mengira ini adalah film konyol... Sebenarnya saya juga tidak terlalu menyukai film-film berbau kekonyolan. Tapi ternyata, kali ini saya tidak salah pilih...
Film India yang satu ini, layak diacungi jempol...(setidaknya menurut saya). 
Ceritanya yang sederhana, kocak, sarat makna dan cerdas... membuat saya menilai, film ini memang layak untuk ditonton. 



Sinopsis ceritanya :
Dua orang sahabat [Madhavan dan Sharman Joshi] memulai usaha untuk mencari teman mereka yang hilang. Pada perjalanan ini, mereka menghadapi taruhan yang sudah lama terlupakan, pernikahan
yang harus mereka kacaukan, dan sebuah pemakaman yang berlangsung menjadi di luar kendali. Ketika mereka mereka melakukan perjalanan yang berbahaya, suatu perjalanan yang lain dimulai: perjalanan batin mereka melalui jalur memori dan kisah teman mereka - yang tak tertahankan seorang pemikir bebas yaitu Rancho [Aamir Khan], yang dalam cara yang unik, menyentuh dan mengubah hidup mereka . Cerita tentang hari-hari kuliah mereka yang berganti-ganti antara kisah asmara Rancho dengan Pia [Kareena Kapoor], dan bentrokan dengan mentor yang menindas, Viru Sahastrabudhhe. Kemudian suatu hari, tiba-tiba, Rancho lenyap. Siapa dia? Mana asalnya? Mengapa dia pergi? Teman yang mempengaruhi dan mengilhami mereka untuk berpikir kreatif dan mandiri, bahkan ketika dunia konvensional memanggil mereka tiga idiot. Mana idiot asli sekarang? Akhirnya, di pegunungan berkabut yang tak tertandingi keindahannya, mereka menemukan sebuah kunci rahasia.



3 Idiots Movie ini memang sukses meramu tangisan dan tawa dalam satu adegan. Harus diakui 3 Idiots mengemban pesan-pesan yang penting, bahkan krusial bagi kehidupan setiap manusia dengan kemasan yang ringan dan sangat menghibur. Dengan elemen yang masih tetap Bollywood seperti, film berdurasi lama (yang nyaris 3 jam), tarian dan nyanyian, kisah cinta melodrama, bahkan hujan. Tetap saja recommended bagi setiap orang karena ada pesan bernilai lebih melalui film ini untuk Anda nikmati. 



Banyak hal yang menarik, seperti keyakinan Rancho dalam menghadapi masalah sehingga ia akan menepuk dadanya sambil berkata, "Aal izz well..." dan juga pesan yang tidak secara langsung disampaikan bahwa, pendidikan adalah demi ilmu, bukan untuk gelar, kebanggan ataupun jalan menuju masa depan yang cemerlang...

Dari film ini saya belajar,  bahwa belajar bukan semata-mata tentang text book, keberhasilan yang ingin kita capai, bukan juga untuk berlomba menjadi yang terbaik....tapi bagaimana kita hati kita mencintai apa yang kita pelajari...

My Sister's Keeper

Jika anda suka film drama, menyukai film "notebook"...
Saya rasa anda harus menonton film ini...



My Sister's Keeper

Sebuah film yang diadaptasi dari buku dengan judul yang sama...


Anna Fitzgerald (Abigail Breslin) lahir dari proses pembuahan dalam tabung. Kelahirannya hanya untuk menjadi donor bagi Kate (Sofia Vassilieva), kakaknya yang menderita leukimia. Seumur hidupnya, Anna tak punya kesempatan untuk hidup sebagai dirinya sendiri.
Suatu ketika, Kate didiagnosa gagal ginjal dan karenanya Anna harus bersiap-siap merelakan satu ginjalnya untuk Kate. Di saat yang menentukan ini, Anna membuat sebuah keputusan besar dengan menyewa pengacara bernama Campbell Alexander (Alec Baldwin) untuk menuntut kedua orang tuanya karena telah memanfaatkan hidupnya untuk keperluan donor.

Kenyataannya, inti kisah ini bukan terletak di sana. Tapi lebih dari itu...
Bukan hanya tentang satu cinta...tapi banyak cinta...
Bukan tentang sulitnya mencari cinta...tapi tentang sulitnya dicintai...
Bukan tentang sulitnya bertahan...tapi tentang sulitnya melepas...
Bukan tentang sulitnya berkorban...tapi tentang sulitnya berhenti berkorban...
Yes...the movie makes you cry...


Awalnya, saya menonton film ini karena saya suka Cameron Diaz...
Tapi akhirnya, saya suka film ini mungkin karena ada Cameron Diaz atau mungkin juga tidak...tapi yang jelas, saya suka film ini....itu saja ^_^




Arina for Life...: Randy Pausch- "It’s not about how to achieve your ...

Arina for Life...: Randy Pausch- "It’s not about how to achieve your ...: "Saya selalu bilang, ini buku favorit saya... Karena saya belajar banyak dari buku ini... Randy Pausch, seorang prosesor dalam bida..."

Randy Pausch- "It’s not about how to achieve your dream, but about how to live your life"


Saya selalu bilang, ini buku favorit saya...

Karena saya belajar banyak dari buku ini... 


Randy Pausch, seorang prosesor dalam bidang ilmu komputer di Carnegie Mellon University, Pennsylvania. Amerika Serikat yang terkenal karena kuliah terakhirnya yang ia berikan di kampus tersebut berjudul “Really Achieving Your Childhood Dreams” sebelum akhirnya meninggal dunia pada usia 47 tahun karena kanker pankreas.

Randy Pausch yang berusia 47 tahun kembali ke Carnegie Mellon University untuk memberikan kuliah terakhir kepada para kolega, mahasiswa, dan temannya. Profesor ilmu komputer ini berpikir bahwa mungkin sekitar 150 orang yang hadir, tetapi auditorium dengan 400 kursi itu penuh sesak. Selama 1 jam, Randy menyatakan isi hatinya sebagai bentuk perpisahan yang menyentuh, berwawasan, dan humoris, serta lebih berfokus pada kehidupan daripada kematian. Beberapa minggu kemudian, rekaman video dari kuliah tersebut telah dilihat jutaan orang di Internet dan menjadi topik dari buku terlaris. Mereka yang menghadapi kematian seringkali memiliki pandangan yang jelas dan luar biasa tentang apa yang terpenting dalam kehidupan (klik disini untuk melihat video).


Randy Pausch menggambarkan kanker sebagai "masalah teknis" Bagaimana cara ini berguna untuk melihat pada penyakitnya?
Dia berbicara tentang kuliah sebagai sarana ekspresi, dan cara untuk menjangkau anak-anaknya: "Jika saya adalah pelukis, aku akan melukis untuk mereka. Jika saya seorang musisi, saya akan menggubah musik. Tapi aku adalah seorang dosen, jadi saya mengajar kuliah " Ada banyak cara untuk berkomunikasi.


Kenyataannya, rekaman kuliah itu memang sengaja dibuat oleh Randy untuk ketiga anaknya. Ia sudah tidak punya cukup waktu untuk ikut mendampingi ketiga anaknya tumbuh besar. Pelajaran dalam kuliah terakhirnya adalah pelajaran tentang kehidupan yang ingin ia wariskan pada anak-anaknya. Warisan yang tidak akan habis, sebagai pengganti waktu yang tidak akan pernah ia dapatkan untuk menemani mereka tumbuh dewasa.



“It’s not about how to achieve your dream, but about how to live your life”
Dan bagi saya, buku ini mengajarkan saya  untuk terus berjuang dan mensyukuri hidup... apapun yang saya rasakan.

Ketika Ingin menjadi "Pangeran Kecil"

Ketika masih kecil, saya suka sekali membaca sebuah buku yang sebenarnya tidak saya pahami benar isinya. Buku itu berjudul “Pangeran Kecil” yang sempat saya pinjam di perpustakaan sekolah SD saya. Ketika itu, saya anggap buku ini hanya salah satu bacaan menarik yang saya baca berulang-ulang (mungkin karena saya tidak terlalu paham artinya).



Namun ketika saya mulai dewasa dan kembali menemukan buku ini (masih dalam cetakan lama versi Pustaka Jaya bukan Gramedia) saya kembali mengulang membacanya. Dan saya mulai memaknai isinya. Dan bagi saya versi dewasa, buku itu masih luar biasa. . .

Bacaan anak-anak yang sarat makna. . .

Buku yang berjudul asli Le Petit Prince (Pangeran Kecil) adalah novel karya Antoine de Saint Exupéry yang diterbitkan pada tahun 1943 dan sudah di terjemahkan dalam 180 bahasa (waw...saya sungguh beruntung menjadi salah satu pembacanya).  Dan yang paling menarik buat saya adalah novel ini digambar sendiri oleh pengarangnya tentu saja dengan gaya anak-anak yang mengagumkan.

Kisah seorang pangeran dari sebuah asteroid kecil yang jatuh ke Bumi (gurun sahara) dan bertemu dengan seorang pilot yang pesawatnya sedang rusak di gurun yang sama. Dalam buku itu pangeran kecil memberikan banyak pelajaran tentang kehidupan dan cinta pada si pilot. . .

Ketika saya masih remaja, ibu saya banyak sekali memberi saya petuah-petuah tentang cinta yang saat itu buat saya seperti rambu-rambu. Memberi tahu jalan mana yang boleh dilalui dan yang tidak boleh dilalui... Dan bagi saya, ibu seperti “pangeran kecil” dan saya “pilot” itu. . .Dengan bahasanya ibu memberi  tahu saya semua yang ingin saya tahu...

Bertahun-tahun kemudian, saya berfikir bahwa akan tiba saatnya saya menjadi “pangeran kecil” bagi “pilot-pilot” yang saya kenal. . . . Ketika saya katakan hal itu pada ayah saya, beliau berkata, “Kau sudah menjadi pangeran kecil itu nduk...tanpa kau sadari.” Dan saya percaya. . .

Ternyata ayah salah. . . .saya masih menjadi pilot itu. . . .
Apalagi ketika saya menemukannya...
“Can’t  you see that when i find you, I’ll find me...”

Heem....dan benar-benar menjadi sadar ketika saya kembali membaca buku ini bebrapa hari ini, masih ingat betul apa yang dikatakan rubah kepada pangeran kecil, "Manusia kadang sering lupa, bahwa mereka bertanggung jawab, selamanya, atas apa yang telah mereka jinakkan". Dan ternyata benar, saya masih pilot itu...

Namun ungkapan yang paling saya suka adalah ketika rubah berkata kepada Pangeran Kecil:
 "On ne voit bien qu'avec le cœur, l'essentiel est invisible pour les yeux."
“Seseorang hanya dapat melihat dengan sebaik-baiknya melalui hatinya, karena yang terpenting (dalam kehidupan) tidak terlihat oleh mata.”


Akhirnya saya semakin sadar . . . tidak akan mudah menjadi pangeran kecil itu...




Wajah-wajah ini...

Sepertinya  saya tidak pernah berhenti untuk mengagumi wajah-wajah ini. Entah kenapa, buat  saya mereka memang berharga. Sedikit banyak, mereka pernah hadir dalam hidup saya dan mengisi sebagian hati saya dan mungkin masih mengisi bagian itu. Entah benar atau tidak, mereka sudah sedikit banyak mempengaruhi cara berfikir saya, mempengaruhi setiap langkah yang saya buat. Saya jadi tahu bagaimana cara menerima kekurangan orang lain, atau membuat hidup saya selalu be possitive thingking dan memahami bahwa hitam adalah tetap sebuah warna . Mungkin terdengar biasa, tapi tidak buat saya yang merasakannya.


Masih dengan memandang  wajah-wajah ini saya tahu apa itu bahagia dan apa  arti bersyukur. Saya masih sangat bersyukur mengenal mereka dan semakin bersyukur setelah menyayangi mereka. Bagi saya ini aneh, karena saya begitu bisa bersyukur hanya karena mengenal dan menyayangi wajah-wajah ini.

Sungguh besar harapan saya melihat mereka berada di tempat yang tinggi, dalam martabat baik jasmani ataupun rohani. Sungguh ingin rasanya melihat, wajah-wajah ini akan memenuhi setiap warna indah dari dunia. Mereka boleh berjalan, berlari  bahkan terbang menjauh asalkan saya dapat melihat mereka menuju tempat yang  penuh bintang. Karena, wajah-wajah ini akan semakin cemerlang ketika berada di bawah cahaya yang indah.


Karena kuingin mereka mencapai bintang, sedikit  saya berpesan :
”Adik-adikku, aku  tahu cinta memang mendebarkan...ada sensasi asing yang  meggelitik...mungkin yang di sebut orang, romantisme ?  tapi ingatlah  kamu tetap butuh teman sejati. Yang setia dan dapat diandalkan tak terbatas waktu dan tempat. Kamu tidak pernah tahu apa yang akan terjadi kemudian selain kenyataan bahwa, ketidakpastian adalah hal yang pasti selama kita masih berpijak berputar bersama sang bumi. Aku hanya tidak cukup kuat jika harus melihatmu sakit hati. Jatuh karena ditinggalkan sang pecinta. Aku pun tidak cukup bisa diandalkan untuk sepenuhnya dapat melegakan haus hatimu akan sentuhan cinta. Pelukan dariku hanya bisa membantumu menumpahkan kebingunganmu akan realita yang terasa kejam. Apa lagi? Aku bisa mengusap air matamu. Dan kemudian menggenggam jari-jarimu. Memelukmu kembali. Itu saja. Aku tak bisa dan tak pernah bisa menyentuh luka hatimu yang terlalu dalam.
Sayangku, teman sejatimu akan melindungimu. Membantumu menghindari coretan merah tua tak karuan yang akan merusak hasil karya masa depanmu yang damai. Juga menghindari dirimu menyerahkan mimpi-mimpi besarmu di gudang berdebu dan menguburkannya dalam kesepian. Jadi kumohon, carilah teman sejati.”
“Adik-adikku, penuhilah hidup dengan mimpi...kau boleh jadikan dirimu sang pemimpi tapi jangan pula lelah mengejarnya. Karena dibalik dunia yang luas ini kau punya tempat untuk  tumbuh, dan mekarlah menjadi bunga yang paling harum baunya.
Adikku, warnailah mimpimu dengan doa, karena kuyakin hanya doa yang akan menemanimu dengan sempurna. Hanya doa yang akan menghantarmu menjadi pribadi yang indah. Dengan doa aku akan ikut membimbing langkahmu...Percayalah bahwa kamu diciptakan untuk memberi manfaat bagi sesama,  karenanya keberadaanmu tidak mungkin sia-sia. Dan bagiku kau adalah indah !”
“ Adik-adikku, aku tahu hidup ini dipenuhi persoalan yang tak akan pernah ada habisnya. Mungkin suatu hari kau akan bangun dengan benang kusut di kepalamu yang akhirnya akan menyiksa harimu yang indah. Suatu waktu mungkin kau akan terjatuh dan rasanya memang menyakitkan. Mungkin kau akan menghabiskan waktumu bersama tetesan air mata di bantal tidurmu. Sungguh itu mungkin terjadi, dan akan sangat menyakitkan, hingga kau berkata bahwa hidup ini tak adil. Tapi adik-adikku, percayalah bahwa sesungguhnya itu semua tak sebanding dengan kekuatan yang diberikan Tuhan terhadapmu. Maka bersemangatlah, hadapi tanggungjawabmu dan songsong masa depanmu.”


Dengan penuh cinta..kembali, hari ini saya ingin berterima kasih pada wajah-wajah ini... setelah saya berterima kasih pada Allah telah menjadikan mereka bagian dari hidup saya. Dan kupersembahkan ini (klik here )untuk wajah-wajah ini.. Love u all....






Cuma ingin bicara--Tentang Kesetiaan..

Pernah dengar kisah-kisah kesetiaan?
Sampai saat ini saya selalu kagum dengan orang-orang yang memiliki kesetiaan terhadap apapun juga...kekasih, sahabat, suami/istri, negara, agama atau apapun juga.

Bagi saya orang-orang yang setia selalu nampak luar biasa (meskipun beberapa orang menganggapnya bodoh).
Bahkan ketika saya membaca kisah ini...
Bahwa ternyata kesetiaan bisa menjadi milik siapa saja...

Kisah I


Burung betina ini terkapar tak berdaya karena tertabrak mobil di salah satu jalan raya di Perancis karena terbang menukik terlalu rendah.  Dia meminta pertolongan dan berharap sang jantan bisa menolongnya.

Sang jantan berusaha menolong, tetapi dia tidak bisa berbuat banyak. Pertolongan yang bisa diberikan hanyalah memberikan makanan dan minuman. Beberapa kali dengan penuh cinta, sang jantan membawakan kekasihnya makanan dan minuman dari mulutnya.



Lagi, ia membawakan makanan tetapi sang betina sudah tidak merespon, kepalanya terkulai dan matanya terpejam. Jantan itu mencoba mengerakkan tubuh pasangannya untuk memastikan apa yang terjadi.... dan ”Innaalillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun” sang jantan sangat sedih karena kekasihnya sudah tidak bernyawa.


Sadar bahwa belahan hatinya telah tiada dan tak akan kembali, ia berkicau keras meratapi kepergian pasangannya dan tidak percaya akan apa yang telah terjadi dan menyesali dirinya yang tidak dapat berbuat banyak menolong sang kekasih.



Setelah sang kekasih meninggal dia tidak dapat berbuat banyak, karena tidak dapat menguburkan di aspal. Sang jantan dengan penuh KESETIAAN hanya menunggu jasad sang kekasih dalam waktu yang lama.



Jutaan orang di dunia menangis usai melihat rangkaian gambar  yang dibidik seorang wartawan ini. Sang wartawan menjual foto-foto ini ke salah satu koran terbesar di Perancis. Seluruh eksemplar koran tersebut habis terjual ketika gambar-gambar ini dimuat.

Saya bilang "LUAR BIASA !"

Kisah II

Kisah KESETIAAN yang lain adalah kisah anjing Hachiko yang sangat setia.
Ia menanti tuannya selama 10 tahun di stasiun KA Shibuya, Tokyo.
Dan Hachiko tidak tahu tuannya Profesor Ueno telah meninggal di kampusnya.
Tetapi ia tetap setia menjemput ’tuannya yang telah hilang’ hingga ajalnya sendiri tiba.


Patung tembaga Hachiko menjadi monumen ”KESETIAAN” di stasiun tersebut.


Kisahnya sudah melegenda di Tokyo dan difilmkan.

Kembali saya bilang, "LUAR BIASA !"

Tentang Maaf...




Hari ini, setelah seharian menguntai kata maaf yang tak habis-habis baik lewat sms ato waktu ketemu langsung. Saya jadi sempat memikirkan tentang kata maaf.

Gak tau kenapa, kalo waktu seperti ini, kata maaf jadi gampang banget diucapin, Gak tau itu dari hati atau hanya sekedarnya saja. Tapi dimana-mana orang jadi gampang banget bilang maaf.


Padahal dari berita yang saya baca, pria biasanya paling susah bilang kata maaf....????? Dari penelitian di Amerika Menurut Juola Exline, salah seorang peneliti, pria pada dasarnya memiliki ego yang lebih besar daripada perempuan, sehingga tidak terlalu mudah berempati terhadap kesalahan orang lain yang dilakukan terhadap dirinya.

Penelitian lain yang dilakukan The John Templeton Foundation mendukung studi di atas. Berdasarkan hasil studi ini, selain sifat dasar yang dipengaruhi oleh unsur kimiawi otak, pengaruh lingkungan juga punya peranan penting dalam membentuk perilaku laki-laki dan perempuan dalam hal memberikan dan meminta maaf. 
Sejak kecil, perempuan sudah dilatih untuk menempatkan dirinya di dalam situasi orang lain, sehingga punya empati lebih besar terhadap kesalahan yang dilakukan orang lain. Lain halnya dengan pria, yang selalu dilatih untuk menjadi pemimpin dan orang nomor satu. Secara general, hal ini mengakibatkan pria cenderung bersikap lebih "saklek" dan sulit mentolerir kesalahan yang dilakukan orang lain. 

Bukan hanya tak mudah memberi maaf, meminta maaf juga terbilang suatu hal yang amat sulit dilakukan oleh mayoritas pria. Menurut Dr Pam Spurr, pakar relationship, seperti yang dikutip oleh harian The New York Times, ketimbang meminta maaf, pria lebih memilih menjelaskan secara rinci apa yang melatarbelakangi tindakan keliru yang dilakukannya. Meski sulit melontarkan kata maaf, pria punya cara menunjukkan penyesalannya melalui tindakan.

Benar atau salah ???? sepertinya saya harus bertanya kepada pria....



Sebaliknya,  kata maaf yang terlalu mudah untuk di ucapkan juga bukan sesuatu yang menyenangkan....Karena ada kata-kata “maaf” yang tidak memberi kedamaian.  Karena menurut saya, kata “maaf” tak selalu membuat kita lega setelah mengucapkan atau mendengarnya.

Apa yang kamu rasakan ketika seseorang menumpahkan minuman di gaun pesta yang baru kamu beli, lalu bilang maaf dan kemudian nyelonong pergi ?

Apa yang kamu rasakan ketika seseorang yang sangat kamu benci tiba-tiba mengatakan “Maaf jika aku memiliki banyak kesalahan hingga kau membenciku”?

Apa yang kamu rasakan ketika seseorang yang sangat kamu cintai tiba-tiba berkata “Maaf, aku tak bisa lagi mencintaimu”?

Apa yang kamu rasakan ketika seseorang yang pernah kamu sakiti hatinya mengatakan “Maaf karena aku masih mencintaimu hingga hari ini”?

Jadi apa yang anda rasakan?????

Marah.
Terharu.
Kecewa.
Bingung.

Hingga kadang saya berfikir bahwa, “Saya tak siap menerima kata maaf, jika itu akan mengubah kebahagiaan  menjadi abu. Saya tak ingin mengubah binar-binar hati menjadi gelap tanpa cahaya. Janganlah berganti, tetaplah seperti ini. Biarlah saya tetap tertawa tanpa harus mendengar kata maaf darimu.”

Terlepas dari semua hal yang saya bicarakan tadi, dengan penuh keikhlasan dan dari hati saya yang paling dalam saya mengucapkan SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1431 H. MINAL AIZIN WAL FAIZIN, MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN.


Bahwa sesungguhnya, tak ada satupun diantara kita yang ingin berbuat salah tapi manusia tiada yang sempurna....




Hanya ingin bilang... Terima kasih (menyadari bahwa setiap orang memiliki titik hitam)


Suatu malam saya terdiam sendiri di kamar, memikirkan tentang segala yang telah saya miliki. Bukan tentang seberapa banyak harta yang saya punya tapi seberapa banyak kasih sayang yang saya miliki. Ternyata Allah sudah sangat baiknya kepada saya, Dia telah memberikan banyak orang yang memberi saya cinta. Bisa jadi karena mereka adalah keluarga saya, teman-teman saya yang kemudian menjadi sahabat-sahabat saya. Sungguh, memiliki sahabat adalah luar biasa... sesuatu yang bisa menerangi dalam gelap hati saya.

Tapi kemudian saya kembali berfikir, bahwa akhir-akhir ini saya hanya menyambung persahabatan secara jarak jauh, dengan mengandalkan kecanggihan teknologi yang begitu banyak membantu. Sehingga jarak sudah tak lagi menjadi masalah. Dan di dekat saya, ternyata saya sudah memilki banyak sahabat-sabahat baru yang  tak kalah menyenangkan. Dan mereka adalah anak-anak saya...(walah, menikah saja belum tapi sudah memiliki banyak anak ^_^v)

Ternyata anak-anak saya adalah murid-murid saya yang sangat luar biasa, rasanya senang sekali telah mengenal mereka. Mereka memberi alasan buat saya untuk tersenyum setiap hari. Bahkan ketika saya sudah tidak lagi bersama mereka saat ini.

Entah kenapa kehadiran mereka selalu memberi warna pada hidup saya, menjadikan cerita mereka sebagai hal-hal yang menurut saya sangat menakjubkan. Menjadi senyum, canda dan tawa mereka sebagai kesegaran bagi kekeringan saya. Dan hal itu yang menjadikan saya ingin dapat ikut menghapuskan kesedihan mereka walaupun sedikit.

Saat ini, ketika sudah tidak lagi bersama mereka, saya masih sering merindukan mereka. Ketika bagaimana mereka dengan berbagai cara selalu berusaha menarik perhatian saya. Atau cara mereka memanggil saya, saat mereka berusaha menceritakan sesuatu yang menarik mereka, dan banyak hal yang benar-benar membuat saya sangat merindukan mereka.

Sungguh saya merindukan saat-saat tertawa bersama mereka...
Sungguh saya merindukan saat-saat memeluk mereka...
Sungguh saya merindukan berada di tengah mereka, meski saya hanya memperhatikan mereka bercanda dan sesekali saya akan tersenyum mendengar canda mereka.
Dan sungguh saya sangat merindukan saat mereka bilang, “buk, ayo cerita buk !”

Mengingatnya membuat saya semakin merindukan mereka...
Bukan karena apa yang saya berikan pada mereka tapi apa yang telah mereka berikan pada saya mereka membuat saja berbeda.
Tapi sungguh, mereka adalah guru bagi saya...

Karena mereka saya belajar saling mengerti...

Karena mereka saya belajar bersabar...

Karena mereka saya belajar bersyukur...

dan Karena mereka saya belajar bahwa dunia ini terlalu indah untuk membuat kita berhenti tersenyum

Tapi sungguh saya sangat bersyukur pada Allah bisa mengenal mereka, bisa bersama dengan mereka. Dan setelah Ia memberikan anak-anak yang luar biasa pada saya.

Akhirnya, saya harus berterima kasih pada anak-anak saya yang sudah menjadikan hidup saya semakin indah... luv u all...^_^

Tentang Kehilangan...ternyata menyedihkan



Minggu ini menjadi sangat berat buat saya, mengingatnya saja kadang terasa sangat  berat namun tiba di titik dimana saya mulai pada titik perenungan dan kemudian ingin menulisnya. Walau akan terkesan melankolis, saya akan tetap akan menulisnya...

Mungkin ini kali pertama aku benar-benar merasa kehilangan seseorang, bukan kisah picisan karena patah hati tapi karena kehilangan untuk selamanya. Meninggal, mati, wafat dan sederetan kata yang berarti sama ini terdengar menakutkan, bahkan walau hanya diucapkan atau didengar, namun ternyata akan lebih dari sekedar menyedihkan daripada menakutkan ketika itu berada di sekitar kita. Mungkin karena rasa kehilangan itu sendiri, karena artinya kita akan kehilangan untuk selamanya... dan benar, berharap dia kembali hanya akan membuatmu gila. Pada titik ini, saya mulai perenungan saya. Bukan tentang kematian itu sendiri tapi tentang perasaan kehilangan.

Tak ada yang harus disalahkan tentang kematian, semua hanya kehendak Allah (yang ini sifatnya mutlak), apalagi dalam kasus saya. Saya kehilangan kakak saya yang meninggal dengan caranya yang menurut saya sangat indah. Kenapa? Karena ia pergi di bulan yang baik dan dengan cara yang baik (istighfar yang  tak pernah lepas dari mulutnya). Jadi, sekali lagi saya tidak mempersoalkan kematian karena bagi saya, Allah sangat sayang padanya.

Kembali pada kehilangan, rasa itu mungkin muncul  ketika tidak bisa disentuh lagi. Tidak bisa dipeluk. Atau dicium lagi. Tidak bisa berbincang lagi. Tidak bisa tertawa bersama. Dan bercanda bersama. Dan ini akan menjadi salah satu titik paling menyedihkan buat saya. Karena bagi saya, kakak saya tidak hanya sebagai kakak (mas-begitu aku memanggilnya), tapi juga seorang sahabat, pelindung sekaligus penjaga buat saya... dia terlalu memenuhi hari-hari saya.  Nyatanya rasa kehilangan ini masih terlalu menyedihkan...bahkan saya masih menangis ketika menulis ini.

Kehilangan kakak, sahabat, pelindung sekaligus penjaga membuat saya tergopoh-gopoh untuk bangkit. Kadang berfikir, diam dulu sesaat untuk mengenangnya. Namun, waktu ternyata terlalu berharga untuk saat-saat diam yang saya punya. Hingga saya mulai bangkit (masih dengan tergopoh-gopoh)         dan menata hidup saya yang baru (tanpa kehadirannya).

Dalam akhir perenungan saya mulai menata tujuan hidup saya. Sampai pada list saya yang mungkin kadang terlupa. Yang pertama, hidup saya untuk Allah (karena setelah kakak saya meninggal saya semakin sadar bahwa hidup dan mati hanyalah milik-Nya). Yang kedua, untuk orang tua saya (membahagiakan mereka semampu saya). Yang ketiga, untuk kebaikan orang-orang disekitar saya, karena kakak saya selalu memberi teladan tentang kebaikan ini.

Ketika saya menuliskan ini, saya masih mengingat kakak saya, merindukannya dan kini berharap saya bisa menjadi manusia baik walau tanpa dirinya di samping saya. . . .

Forever and one
I will miss you
However, I kiss you
Yet again
Way down in Neverland
So hard I was trying
Tomorrow I'll still be crying*
*Forever and one (Hellowen), lagu  yang sering kau putar mas !

29 Agustus 2010 (00.06)
Kutuliskan ini karena rasa kehilangan atasmu, laki-laki baik yang selalu menjadi teladan bagi hidupku dan hidup banyak orang. Bahagialah bersama-Nya (21 Agustus 2010).

Senin, 27 Desember 2010

Terima Kasih- Untuk semua doa dan ucapannya



27 Desember 2010, bertambah sudah usia saya hari ini. Bertambahnya usia ini akan bertambah pula tanggung jawab sosial saya di dunia ini. Mudah-mudahan saya selalu diberikan kekuatan untuk dapat  memberikan banyak manfaat kepada sesama sebagai salah satu bekal saya kelak di akhirat nanti. Amin.

Terima kasih tak terhingga kepada keluarga dan teman-teman semua baik secara online (FB, SMS, Telpon) maupun offline memberikan ucapan dan doanya langsung kepada saya. Terima kasih pula untuk segala kejutan dan kebahagiaan yang telah diberikan kepada saya (Sungguh, ini menjadi salah satu hari paling bahagia dalam hidup saya).
Dan semoga doa tersebut juga dilimpahkan untuk keluarga dan teman-teman semua. Semoga Allah SWT selalu melindungi kita, memberikan kesehatan, kesuksesan dan kebahagiaan dunia akhirat untuk kita semua. Amin

Sekali lagi terima kasih kepada teman-teman semua…semoga teman menjadi bagian bahagia anda dan bahagia menjadi bagian dan teman Anda…




Ya Allah,
Hari ini aku dalam kekhusukan dan keihlasan dihadapan hamparan rezekimu...

Ya Allah,
Kau ciptakan aku dari tiada, menjadi ada...
Kemudian kau kembalikan aku kepadamu,...

Ya Allah,
Kehidupanku bejalan dan berputar sesuai dengan kehendakmu

Ya Allah,
Hari ini telah sampai usia ku dalam kedewasaan, jadikanlah aku menjadi khusuk dan tawaduk dalam menerimah hikmah dan berkahmu
bertambah usia dalam hitungaku, berkurang pula usiaku dalam hitunganmu..

Ya Allah,
Panjangkanlah usiaku agar aku dapat hidup dan menjadi bermanfaat bagi ummatmu yang lain
Panjangkanlah usiaku agar aku dapat lebih memandang hidup dengan penuh makna dalam kebesaranmu
Panjangkanlah usiaku agar aku dapat lebih bersyukur atas nikmat dan rezeki yang Engkau anugerahkan kepadaku.

Ya Allah,
Jadikanlah aku termasuk ke dalam orang-orang yang senantiasa bersyukur terhadap rezeki dan anugrah yang Engkau berikan

Ya Allah,
Terimakasih Engkau telah memberi orang-orang yang senantiasa ada untukku, senantiasa memberikan kasih dan sayangnya. Yang menjadikan hidupku semakin berwarna...

Terimakasih engkau telah memberikan Cahaya Keimanan kepada kami agar kami dapat mengenalmu,


Terima Kasih Ya Allah…Ya Rabbi…...

Senin, 20 Desember 2010

Wanita - Kau begitu berharga


“Ketika TUHAN menciptakan WANITA,

Malaikat datang dan bertanya…
“Mengapa kau begitu lama menciptakan WANITA TUHAN ?”

TUHAN menjawab,
“Sudahkah engkau melihat setiap detail yang saya ciptakan untuk WANITA ??”

Dua tangannya mampu menjaga banyak anak pada saat bersamaan,
punya pelukan yang dapat menyembuhkan sakit hati dan keterpurukan
dan semua itu hanya dengan 2 tangan”.

Malaikat menjawab dan takjub,
“Hanya dengan 2 tangan ??
Tidak mungkin !!!”

TUHAN menjawab
“Tidakkah kau tau, dia juga mampu menyembuhkan dirinya sendiri
dan bisa bekerja 18 jam sehari “.

Malaikat mendekat dan mengamati WANITA tersebut, dan bertanya,
” TUHAN, kenapa wanita terlihat begitu lelah dan rapuh ?
seolah2 terlalu banyak beban baginya….”

TUHAN menjawab
“Itu tidak seperti yang kau bayangkan, itu adalah Air Mata….”
“Untuk apa ?” tanya Malaikat….

TUHAN melanjutkan

“Air mata adalah salah satu cara dia mengekspresikan kegembiraan,
kegalauan, Cinta, kesepian, penderitaan dan Kebanggaan….
Serta Wanita ini mempunyai kekuatan mempesona Laki2…
Ini hanya beberapa kemampuan yang dimiliki WANITA…..”
“Dia dapat mengatasi beban lebih dari Laki2,
Dia mampu menyimpan Kebahagiaan dan pendapatnya sendiri…..”
“Dia mampu tersenyum saat Hatinya menjerit,
Mampu menyanyi saat menangis,
Menangis saat terharu,
bahkan tertawa saat ketakutan..”
“Dia berkorban demi orang yang dicintainya..”
“Dia mampu berdiri melawan ketidakadilan.”
“Dia menangis saat melihat anaknya adalah Pemenang….”
“Dia girang dan bersorak saat kawannya tertawa Bahagia…”
“Dia begitu Bahagia mendengar suara kelahiran..”
“Dia begitu bersedih mendengar berita kesakitan dan kematian, tapi dia mampu mengatasinya…
Dia tau bahwa sebuah ciuman dan pelukan dapat menyembuhkan luka….”
“CINTANYA TANPA SYARAT”

” HANYA ADA 1 YANG KURANG DARI WANITA,
DIA LUPA BETAPA BERHARGANYA DIA…..”
Untukmu...wanita-wanita...

Minggu, 19 Desember 2010

3 Idiots- Film kocak yang cerdas

Awalnya, saya mengira ini adalah film konyol... Sebenarnya saya juga tidak terlalu menyukai film-film berbau kekonyolan. Tapi ternyata, kali ini saya tidak salah pilih...
Film India yang satu ini, layak diacungi jempol...(setidaknya menurut saya). 
Ceritanya yang sederhana, kocak, sarat makna dan cerdas... membuat saya menilai, film ini memang layak untuk ditonton. 



Sinopsis ceritanya :
Dua orang sahabat [Madhavan dan Sharman Joshi] memulai usaha untuk mencari teman mereka yang hilang. Pada perjalanan ini, mereka menghadapi taruhan yang sudah lama terlupakan, pernikahan
yang harus mereka kacaukan, dan sebuah pemakaman yang berlangsung menjadi di luar kendali. Ketika mereka mereka melakukan perjalanan yang berbahaya, suatu perjalanan yang lain dimulai: perjalanan batin mereka melalui jalur memori dan kisah teman mereka - yang tak tertahankan seorang pemikir bebas yaitu Rancho [Aamir Khan], yang dalam cara yang unik, menyentuh dan mengubah hidup mereka . Cerita tentang hari-hari kuliah mereka yang berganti-ganti antara kisah asmara Rancho dengan Pia [Kareena Kapoor], dan bentrokan dengan mentor yang menindas, Viru Sahastrabudhhe. Kemudian suatu hari, tiba-tiba, Rancho lenyap. Siapa dia? Mana asalnya? Mengapa dia pergi? Teman yang mempengaruhi dan mengilhami mereka untuk berpikir kreatif dan mandiri, bahkan ketika dunia konvensional memanggil mereka tiga idiot. Mana idiot asli sekarang? Akhirnya, di pegunungan berkabut yang tak tertandingi keindahannya, mereka menemukan sebuah kunci rahasia.



3 Idiots Movie ini memang sukses meramu tangisan dan tawa dalam satu adegan. Harus diakui 3 Idiots mengemban pesan-pesan yang penting, bahkan krusial bagi kehidupan setiap manusia dengan kemasan yang ringan dan sangat menghibur. Dengan elemen yang masih tetap Bollywood seperti, film berdurasi lama (yang nyaris 3 jam), tarian dan nyanyian, kisah cinta melodrama, bahkan hujan. Tetap saja recommended bagi setiap orang karena ada pesan bernilai lebih melalui film ini untuk Anda nikmati. 



Banyak hal yang menarik, seperti keyakinan Rancho dalam menghadapi masalah sehingga ia akan menepuk dadanya sambil berkata, "Aal izz well..." dan juga pesan yang tidak secara langsung disampaikan bahwa, pendidikan adalah demi ilmu, bukan untuk gelar, kebanggan ataupun jalan menuju masa depan yang cemerlang...

Dari film ini saya belajar,  bahwa belajar bukan semata-mata tentang text book, keberhasilan yang ingin kita capai, bukan juga untuk berlomba menjadi yang terbaik....tapi bagaimana kita hati kita mencintai apa yang kita pelajari...

Minggu, 12 Desember 2010

My Sister's Keeper

Jika anda suka film drama, menyukai film "notebook"...
Saya rasa anda harus menonton film ini...



My Sister's Keeper

Sebuah film yang diadaptasi dari buku dengan judul yang sama...


Anna Fitzgerald (Abigail Breslin) lahir dari proses pembuahan dalam tabung. Kelahirannya hanya untuk menjadi donor bagi Kate (Sofia Vassilieva), kakaknya yang menderita leukimia. Seumur hidupnya, Anna tak punya kesempatan untuk hidup sebagai dirinya sendiri.
Suatu ketika, Kate didiagnosa gagal ginjal dan karenanya Anna harus bersiap-siap merelakan satu ginjalnya untuk Kate. Di saat yang menentukan ini, Anna membuat sebuah keputusan besar dengan menyewa pengacara bernama Campbell Alexander (Alec Baldwin) untuk menuntut kedua orang tuanya karena telah memanfaatkan hidupnya untuk keperluan donor.

Kenyataannya, inti kisah ini bukan terletak di sana. Tapi lebih dari itu...
Bukan hanya tentang satu cinta...tapi banyak cinta...
Bukan tentang sulitnya mencari cinta...tapi tentang sulitnya dicintai...
Bukan tentang sulitnya bertahan...tapi tentang sulitnya melepas...
Bukan tentang sulitnya berkorban...tapi tentang sulitnya berhenti berkorban...
Yes...the movie makes you cry...


Awalnya, saya menonton film ini karena saya suka Cameron Diaz...
Tapi akhirnya, saya suka film ini mungkin karena ada Cameron Diaz atau mungkin juga tidak...tapi yang jelas, saya suka film ini....itu saja ^_^




Arina for Life...: Randy Pausch- "It’s not about how to achieve your ...

Arina for Life...: Randy Pausch- "It’s not about how to achieve your ...: "Saya selalu bilang, ini buku favorit saya... Karena saya belajar banyak dari buku ini... Randy Pausch, seorang prosesor dalam bida..."

Kamis, 09 Desember 2010

Randy Pausch- "It’s not about how to achieve your dream, but about how to live your life"


Saya selalu bilang, ini buku favorit saya...

Karena saya belajar banyak dari buku ini... 


Randy Pausch, seorang prosesor dalam bidang ilmu komputer di Carnegie Mellon University, Pennsylvania. Amerika Serikat yang terkenal karena kuliah terakhirnya yang ia berikan di kampus tersebut berjudul “Really Achieving Your Childhood Dreams” sebelum akhirnya meninggal dunia pada usia 47 tahun karena kanker pankreas.

Randy Pausch yang berusia 47 tahun kembali ke Carnegie Mellon University untuk memberikan kuliah terakhir kepada para kolega, mahasiswa, dan temannya. Profesor ilmu komputer ini berpikir bahwa mungkin sekitar 150 orang yang hadir, tetapi auditorium dengan 400 kursi itu penuh sesak. Selama 1 jam, Randy menyatakan isi hatinya sebagai bentuk perpisahan yang menyentuh, berwawasan, dan humoris, serta lebih berfokus pada kehidupan daripada kematian. Beberapa minggu kemudian, rekaman video dari kuliah tersebut telah dilihat jutaan orang di Internet dan menjadi topik dari buku terlaris. Mereka yang menghadapi kematian seringkali memiliki pandangan yang jelas dan luar biasa tentang apa yang terpenting dalam kehidupan (klik disini untuk melihat video).


Randy Pausch menggambarkan kanker sebagai "masalah teknis" Bagaimana cara ini berguna untuk melihat pada penyakitnya?
Dia berbicara tentang kuliah sebagai sarana ekspresi, dan cara untuk menjangkau anak-anaknya: "Jika saya adalah pelukis, aku akan melukis untuk mereka. Jika saya seorang musisi, saya akan menggubah musik. Tapi aku adalah seorang dosen, jadi saya mengajar kuliah " Ada banyak cara untuk berkomunikasi.


Kenyataannya, rekaman kuliah itu memang sengaja dibuat oleh Randy untuk ketiga anaknya. Ia sudah tidak punya cukup waktu untuk ikut mendampingi ketiga anaknya tumbuh besar. Pelajaran dalam kuliah terakhirnya adalah pelajaran tentang kehidupan yang ingin ia wariskan pada anak-anaknya. Warisan yang tidak akan habis, sebagai pengganti waktu yang tidak akan pernah ia dapatkan untuk menemani mereka tumbuh dewasa.



“It’s not about how to achieve your dream, but about how to live your life”
Dan bagi saya, buku ini mengajarkan saya  untuk terus berjuang dan mensyukuri hidup... apapun yang saya rasakan.

Senin, 29 November 2010

Ketika Ingin menjadi "Pangeran Kecil"

Ketika masih kecil, saya suka sekali membaca sebuah buku yang sebenarnya tidak saya pahami benar isinya. Buku itu berjudul “Pangeran Kecil” yang sempat saya pinjam di perpustakaan sekolah SD saya. Ketika itu, saya anggap buku ini hanya salah satu bacaan menarik yang saya baca berulang-ulang (mungkin karena saya tidak terlalu paham artinya).



Namun ketika saya mulai dewasa dan kembali menemukan buku ini (masih dalam cetakan lama versi Pustaka Jaya bukan Gramedia) saya kembali mengulang membacanya. Dan saya mulai memaknai isinya. Dan bagi saya versi dewasa, buku itu masih luar biasa. . .

Bacaan anak-anak yang sarat makna. . .

Buku yang berjudul asli Le Petit Prince (Pangeran Kecil) adalah novel karya Antoine de Saint Exupéry yang diterbitkan pada tahun 1943 dan sudah di terjemahkan dalam 180 bahasa (waw...saya sungguh beruntung menjadi salah satu pembacanya).  Dan yang paling menarik buat saya adalah novel ini digambar sendiri oleh pengarangnya tentu saja dengan gaya anak-anak yang mengagumkan.

Kisah seorang pangeran dari sebuah asteroid kecil yang jatuh ke Bumi (gurun sahara) dan bertemu dengan seorang pilot yang pesawatnya sedang rusak di gurun yang sama. Dalam buku itu pangeran kecil memberikan banyak pelajaran tentang kehidupan dan cinta pada si pilot. . .

Ketika saya masih remaja, ibu saya banyak sekali memberi saya petuah-petuah tentang cinta yang saat itu buat saya seperti rambu-rambu. Memberi tahu jalan mana yang boleh dilalui dan yang tidak boleh dilalui... Dan bagi saya, ibu seperti “pangeran kecil” dan saya “pilot” itu. . .Dengan bahasanya ibu memberi  tahu saya semua yang ingin saya tahu...

Bertahun-tahun kemudian, saya berfikir bahwa akan tiba saatnya saya menjadi “pangeran kecil” bagi “pilot-pilot” yang saya kenal. . . . Ketika saya katakan hal itu pada ayah saya, beliau berkata, “Kau sudah menjadi pangeran kecil itu nduk...tanpa kau sadari.” Dan saya percaya. . .

Ternyata ayah salah. . . .saya masih menjadi pilot itu. . . .
Apalagi ketika saya menemukannya...
“Can’t  you see that when i find you, I’ll find me...”

Heem....dan benar-benar menjadi sadar ketika saya kembali membaca buku ini bebrapa hari ini, masih ingat betul apa yang dikatakan rubah kepada pangeran kecil, "Manusia kadang sering lupa, bahwa mereka bertanggung jawab, selamanya, atas apa yang telah mereka jinakkan". Dan ternyata benar, saya masih pilot itu...

Namun ungkapan yang paling saya suka adalah ketika rubah berkata kepada Pangeran Kecil:
 "On ne voit bien qu'avec le cœur, l'essentiel est invisible pour les yeux."
“Seseorang hanya dapat melihat dengan sebaik-baiknya melalui hatinya, karena yang terpenting (dalam kehidupan) tidak terlihat oleh mata.”


Akhirnya saya semakin sadar . . . tidak akan mudah menjadi pangeran kecil itu...




Selasa, 19 Oktober 2010

Wajah-wajah ini...

Sepertinya  saya tidak pernah berhenti untuk mengagumi wajah-wajah ini. Entah kenapa, buat  saya mereka memang berharga. Sedikit banyak, mereka pernah hadir dalam hidup saya dan mengisi sebagian hati saya dan mungkin masih mengisi bagian itu. Entah benar atau tidak, mereka sudah sedikit banyak mempengaruhi cara berfikir saya, mempengaruhi setiap langkah yang saya buat. Saya jadi tahu bagaimana cara menerima kekurangan orang lain, atau membuat hidup saya selalu be possitive thingking dan memahami bahwa hitam adalah tetap sebuah warna . Mungkin terdengar biasa, tapi tidak buat saya yang merasakannya.


Masih dengan memandang  wajah-wajah ini saya tahu apa itu bahagia dan apa  arti bersyukur. Saya masih sangat bersyukur mengenal mereka dan semakin bersyukur setelah menyayangi mereka. Bagi saya ini aneh, karena saya begitu bisa bersyukur hanya karena mengenal dan menyayangi wajah-wajah ini.

Sungguh besar harapan saya melihat mereka berada di tempat yang tinggi, dalam martabat baik jasmani ataupun rohani. Sungguh ingin rasanya melihat, wajah-wajah ini akan memenuhi setiap warna indah dari dunia. Mereka boleh berjalan, berlari  bahkan terbang menjauh asalkan saya dapat melihat mereka menuju tempat yang  penuh bintang. Karena, wajah-wajah ini akan semakin cemerlang ketika berada di bawah cahaya yang indah.


Karena kuingin mereka mencapai bintang, sedikit  saya berpesan :
”Adik-adikku, aku  tahu cinta memang mendebarkan...ada sensasi asing yang  meggelitik...mungkin yang di sebut orang, romantisme ?  tapi ingatlah  kamu tetap butuh teman sejati. Yang setia dan dapat diandalkan tak terbatas waktu dan tempat. Kamu tidak pernah tahu apa yang akan terjadi kemudian selain kenyataan bahwa, ketidakpastian adalah hal yang pasti selama kita masih berpijak berputar bersama sang bumi. Aku hanya tidak cukup kuat jika harus melihatmu sakit hati. Jatuh karena ditinggalkan sang pecinta. Aku pun tidak cukup bisa diandalkan untuk sepenuhnya dapat melegakan haus hatimu akan sentuhan cinta. Pelukan dariku hanya bisa membantumu menumpahkan kebingunganmu akan realita yang terasa kejam. Apa lagi? Aku bisa mengusap air matamu. Dan kemudian menggenggam jari-jarimu. Memelukmu kembali. Itu saja. Aku tak bisa dan tak pernah bisa menyentuh luka hatimu yang terlalu dalam.
Sayangku, teman sejatimu akan melindungimu. Membantumu menghindari coretan merah tua tak karuan yang akan merusak hasil karya masa depanmu yang damai. Juga menghindari dirimu menyerahkan mimpi-mimpi besarmu di gudang berdebu dan menguburkannya dalam kesepian. Jadi kumohon, carilah teman sejati.”
“Adik-adikku, penuhilah hidup dengan mimpi...kau boleh jadikan dirimu sang pemimpi tapi jangan pula lelah mengejarnya. Karena dibalik dunia yang luas ini kau punya tempat untuk  tumbuh, dan mekarlah menjadi bunga yang paling harum baunya.
Adikku, warnailah mimpimu dengan doa, karena kuyakin hanya doa yang akan menemanimu dengan sempurna. Hanya doa yang akan menghantarmu menjadi pribadi yang indah. Dengan doa aku akan ikut membimbing langkahmu...Percayalah bahwa kamu diciptakan untuk memberi manfaat bagi sesama,  karenanya keberadaanmu tidak mungkin sia-sia. Dan bagiku kau adalah indah !”
“ Adik-adikku, aku tahu hidup ini dipenuhi persoalan yang tak akan pernah ada habisnya. Mungkin suatu hari kau akan bangun dengan benang kusut di kepalamu yang akhirnya akan menyiksa harimu yang indah. Suatu waktu mungkin kau akan terjatuh dan rasanya memang menyakitkan. Mungkin kau akan menghabiskan waktumu bersama tetesan air mata di bantal tidurmu. Sungguh itu mungkin terjadi, dan akan sangat menyakitkan, hingga kau berkata bahwa hidup ini tak adil. Tapi adik-adikku, percayalah bahwa sesungguhnya itu semua tak sebanding dengan kekuatan yang diberikan Tuhan terhadapmu. Maka bersemangatlah, hadapi tanggungjawabmu dan songsong masa depanmu.”


Dengan penuh cinta..kembali, hari ini saya ingin berterima kasih pada wajah-wajah ini... setelah saya berterima kasih pada Allah telah menjadikan mereka bagian dari hidup saya. Dan kupersembahkan ini (klik here )untuk wajah-wajah ini.. Love u all....






Senin, 27 September 2010

Cuma ingin bicara--Tentang Kesetiaan..

Pernah dengar kisah-kisah kesetiaan?
Sampai saat ini saya selalu kagum dengan orang-orang yang memiliki kesetiaan terhadap apapun juga...kekasih, sahabat, suami/istri, negara, agama atau apapun juga.

Bagi saya orang-orang yang setia selalu nampak luar biasa (meskipun beberapa orang menganggapnya bodoh).
Bahkan ketika saya membaca kisah ini...
Bahwa ternyata kesetiaan bisa menjadi milik siapa saja...

Kisah I


Burung betina ini terkapar tak berdaya karena tertabrak mobil di salah satu jalan raya di Perancis karena terbang menukik terlalu rendah.  Dia meminta pertolongan dan berharap sang jantan bisa menolongnya.

Sang jantan berusaha menolong, tetapi dia tidak bisa berbuat banyak. Pertolongan yang bisa diberikan hanyalah memberikan makanan dan minuman. Beberapa kali dengan penuh cinta, sang jantan membawakan kekasihnya makanan dan minuman dari mulutnya.



Lagi, ia membawakan makanan tetapi sang betina sudah tidak merespon, kepalanya terkulai dan matanya terpejam. Jantan itu mencoba mengerakkan tubuh pasangannya untuk memastikan apa yang terjadi.... dan ”Innaalillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun” sang jantan sangat sedih karena kekasihnya sudah tidak bernyawa.


Sadar bahwa belahan hatinya telah tiada dan tak akan kembali, ia berkicau keras meratapi kepergian pasangannya dan tidak percaya akan apa yang telah terjadi dan menyesali dirinya yang tidak dapat berbuat banyak menolong sang kekasih.



Setelah sang kekasih meninggal dia tidak dapat berbuat banyak, karena tidak dapat menguburkan di aspal. Sang jantan dengan penuh KESETIAAN hanya menunggu jasad sang kekasih dalam waktu yang lama.



Jutaan orang di dunia menangis usai melihat rangkaian gambar  yang dibidik seorang wartawan ini. Sang wartawan menjual foto-foto ini ke salah satu koran terbesar di Perancis. Seluruh eksemplar koran tersebut habis terjual ketika gambar-gambar ini dimuat.

Saya bilang "LUAR BIASA !"

Kisah II

Kisah KESETIAAN yang lain adalah kisah anjing Hachiko yang sangat setia.
Ia menanti tuannya selama 10 tahun di stasiun KA Shibuya, Tokyo.
Dan Hachiko tidak tahu tuannya Profesor Ueno telah meninggal di kampusnya.
Tetapi ia tetap setia menjemput ’tuannya yang telah hilang’ hingga ajalnya sendiri tiba.


Patung tembaga Hachiko menjadi monumen ”KESETIAAN” di stasiun tersebut.


Kisahnya sudah melegenda di Tokyo dan difilmkan.

Kembali saya bilang, "LUAR BIASA !"

Jumat, 10 September 2010

Tentang Maaf...




Hari ini, setelah seharian menguntai kata maaf yang tak habis-habis baik lewat sms ato waktu ketemu langsung. Saya jadi sempat memikirkan tentang kata maaf.

Gak tau kenapa, kalo waktu seperti ini, kata maaf jadi gampang banget diucapin, Gak tau itu dari hati atau hanya sekedarnya saja. Tapi dimana-mana orang jadi gampang banget bilang maaf.


Padahal dari berita yang saya baca, pria biasanya paling susah bilang kata maaf....????? Dari penelitian di Amerika Menurut Juola Exline, salah seorang peneliti, pria pada dasarnya memiliki ego yang lebih besar daripada perempuan, sehingga tidak terlalu mudah berempati terhadap kesalahan orang lain yang dilakukan terhadap dirinya.

Penelitian lain yang dilakukan The John Templeton Foundation mendukung studi di atas. Berdasarkan hasil studi ini, selain sifat dasar yang dipengaruhi oleh unsur kimiawi otak, pengaruh lingkungan juga punya peranan penting dalam membentuk perilaku laki-laki dan perempuan dalam hal memberikan dan meminta maaf. 
Sejak kecil, perempuan sudah dilatih untuk menempatkan dirinya di dalam situasi orang lain, sehingga punya empati lebih besar terhadap kesalahan yang dilakukan orang lain. Lain halnya dengan pria, yang selalu dilatih untuk menjadi pemimpin dan orang nomor satu. Secara general, hal ini mengakibatkan pria cenderung bersikap lebih "saklek" dan sulit mentolerir kesalahan yang dilakukan orang lain. 

Bukan hanya tak mudah memberi maaf, meminta maaf juga terbilang suatu hal yang amat sulit dilakukan oleh mayoritas pria. Menurut Dr Pam Spurr, pakar relationship, seperti yang dikutip oleh harian The New York Times, ketimbang meminta maaf, pria lebih memilih menjelaskan secara rinci apa yang melatarbelakangi tindakan keliru yang dilakukannya. Meski sulit melontarkan kata maaf, pria punya cara menunjukkan penyesalannya melalui tindakan.

Benar atau salah ???? sepertinya saya harus bertanya kepada pria....



Sebaliknya,  kata maaf yang terlalu mudah untuk di ucapkan juga bukan sesuatu yang menyenangkan....Karena ada kata-kata “maaf” yang tidak memberi kedamaian.  Karena menurut saya, kata “maaf” tak selalu membuat kita lega setelah mengucapkan atau mendengarnya.

Apa yang kamu rasakan ketika seseorang menumpahkan minuman di gaun pesta yang baru kamu beli, lalu bilang maaf dan kemudian nyelonong pergi ?

Apa yang kamu rasakan ketika seseorang yang sangat kamu benci tiba-tiba mengatakan “Maaf jika aku memiliki banyak kesalahan hingga kau membenciku”?

Apa yang kamu rasakan ketika seseorang yang sangat kamu cintai tiba-tiba berkata “Maaf, aku tak bisa lagi mencintaimu”?

Apa yang kamu rasakan ketika seseorang yang pernah kamu sakiti hatinya mengatakan “Maaf karena aku masih mencintaimu hingga hari ini”?

Jadi apa yang anda rasakan?????

Marah.
Terharu.
Kecewa.
Bingung.

Hingga kadang saya berfikir bahwa, “Saya tak siap menerima kata maaf, jika itu akan mengubah kebahagiaan  menjadi abu. Saya tak ingin mengubah binar-binar hati menjadi gelap tanpa cahaya. Janganlah berganti, tetaplah seperti ini. Biarlah saya tetap tertawa tanpa harus mendengar kata maaf darimu.”

Terlepas dari semua hal yang saya bicarakan tadi, dengan penuh keikhlasan dan dari hati saya yang paling dalam saya mengucapkan SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1431 H. MINAL AIZIN WAL FAIZIN, MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN.


Bahwa sesungguhnya, tak ada satupun diantara kita yang ingin berbuat salah tapi manusia tiada yang sempurna....




Rabu, 01 September 2010

Hanya ingin bilang... Terima kasih (menyadari bahwa setiap orang memiliki titik hitam)


Suatu malam saya terdiam sendiri di kamar, memikirkan tentang segala yang telah saya miliki. Bukan tentang seberapa banyak harta yang saya punya tapi seberapa banyak kasih sayang yang saya miliki. Ternyata Allah sudah sangat baiknya kepada saya, Dia telah memberikan banyak orang yang memberi saya cinta. Bisa jadi karena mereka adalah keluarga saya, teman-teman saya yang kemudian menjadi sahabat-sahabat saya. Sungguh, memiliki sahabat adalah luar biasa... sesuatu yang bisa menerangi dalam gelap hati saya.

Tapi kemudian saya kembali berfikir, bahwa akhir-akhir ini saya hanya menyambung persahabatan secara jarak jauh, dengan mengandalkan kecanggihan teknologi yang begitu banyak membantu. Sehingga jarak sudah tak lagi menjadi masalah. Dan di dekat saya, ternyata saya sudah memilki banyak sahabat-sabahat baru yang  tak kalah menyenangkan. Dan mereka adalah anak-anak saya...(walah, menikah saja belum tapi sudah memiliki banyak anak ^_^v)

Ternyata anak-anak saya adalah murid-murid saya yang sangat luar biasa, rasanya senang sekali telah mengenal mereka. Mereka memberi alasan buat saya untuk tersenyum setiap hari. Bahkan ketika saya sudah tidak lagi bersama mereka saat ini.

Entah kenapa kehadiran mereka selalu memberi warna pada hidup saya, menjadikan cerita mereka sebagai hal-hal yang menurut saya sangat menakjubkan. Menjadi senyum, canda dan tawa mereka sebagai kesegaran bagi kekeringan saya. Dan hal itu yang menjadikan saya ingin dapat ikut menghapuskan kesedihan mereka walaupun sedikit.

Saat ini, ketika sudah tidak lagi bersama mereka, saya masih sering merindukan mereka. Ketika bagaimana mereka dengan berbagai cara selalu berusaha menarik perhatian saya. Atau cara mereka memanggil saya, saat mereka berusaha menceritakan sesuatu yang menarik mereka, dan banyak hal yang benar-benar membuat saya sangat merindukan mereka.

Sungguh saya merindukan saat-saat tertawa bersama mereka...
Sungguh saya merindukan saat-saat memeluk mereka...
Sungguh saya merindukan berada di tengah mereka, meski saya hanya memperhatikan mereka bercanda dan sesekali saya akan tersenyum mendengar canda mereka.
Dan sungguh saya sangat merindukan saat mereka bilang, “buk, ayo cerita buk !”

Mengingatnya membuat saya semakin merindukan mereka...
Bukan karena apa yang saya berikan pada mereka tapi apa yang telah mereka berikan pada saya mereka membuat saja berbeda.
Tapi sungguh, mereka adalah guru bagi saya...

Karena mereka saya belajar saling mengerti...

Karena mereka saya belajar bersabar...

Karena mereka saya belajar bersyukur...

dan Karena mereka saya belajar bahwa dunia ini terlalu indah untuk membuat kita berhenti tersenyum

Tapi sungguh saya sangat bersyukur pada Allah bisa mengenal mereka, bisa bersama dengan mereka. Dan setelah Ia memberikan anak-anak yang luar biasa pada saya.

Akhirnya, saya harus berterima kasih pada anak-anak saya yang sudah menjadikan hidup saya semakin indah... luv u all...^_^

Senin, 30 Agustus 2010

Tentang Kehilangan...ternyata menyedihkan



Minggu ini menjadi sangat berat buat saya, mengingatnya saja kadang terasa sangat  berat namun tiba di titik dimana saya mulai pada titik perenungan dan kemudian ingin menulisnya. Walau akan terkesan melankolis, saya akan tetap akan menulisnya...

Mungkin ini kali pertama aku benar-benar merasa kehilangan seseorang, bukan kisah picisan karena patah hati tapi karena kehilangan untuk selamanya. Meninggal, mati, wafat dan sederetan kata yang berarti sama ini terdengar menakutkan, bahkan walau hanya diucapkan atau didengar, namun ternyata akan lebih dari sekedar menyedihkan daripada menakutkan ketika itu berada di sekitar kita. Mungkin karena rasa kehilangan itu sendiri, karena artinya kita akan kehilangan untuk selamanya... dan benar, berharap dia kembali hanya akan membuatmu gila. Pada titik ini, saya mulai perenungan saya. Bukan tentang kematian itu sendiri tapi tentang perasaan kehilangan.

Tak ada yang harus disalahkan tentang kematian, semua hanya kehendak Allah (yang ini sifatnya mutlak), apalagi dalam kasus saya. Saya kehilangan kakak saya yang meninggal dengan caranya yang menurut saya sangat indah. Kenapa? Karena ia pergi di bulan yang baik dan dengan cara yang baik (istighfar yang  tak pernah lepas dari mulutnya). Jadi, sekali lagi saya tidak mempersoalkan kematian karena bagi saya, Allah sangat sayang padanya.

Kembali pada kehilangan, rasa itu mungkin muncul  ketika tidak bisa disentuh lagi. Tidak bisa dipeluk. Atau dicium lagi. Tidak bisa berbincang lagi. Tidak bisa tertawa bersama. Dan bercanda bersama. Dan ini akan menjadi salah satu titik paling menyedihkan buat saya. Karena bagi saya, kakak saya tidak hanya sebagai kakak (mas-begitu aku memanggilnya), tapi juga seorang sahabat, pelindung sekaligus penjaga buat saya... dia terlalu memenuhi hari-hari saya.  Nyatanya rasa kehilangan ini masih terlalu menyedihkan...bahkan saya masih menangis ketika menulis ini.

Kehilangan kakak, sahabat, pelindung sekaligus penjaga membuat saya tergopoh-gopoh untuk bangkit. Kadang berfikir, diam dulu sesaat untuk mengenangnya. Namun, waktu ternyata terlalu berharga untuk saat-saat diam yang saya punya. Hingga saya mulai bangkit (masih dengan tergopoh-gopoh)         dan menata hidup saya yang baru (tanpa kehadirannya).

Dalam akhir perenungan saya mulai menata tujuan hidup saya. Sampai pada list saya yang mungkin kadang terlupa. Yang pertama, hidup saya untuk Allah (karena setelah kakak saya meninggal saya semakin sadar bahwa hidup dan mati hanyalah milik-Nya). Yang kedua, untuk orang tua saya (membahagiakan mereka semampu saya). Yang ketiga, untuk kebaikan orang-orang disekitar saya, karena kakak saya selalu memberi teladan tentang kebaikan ini.

Ketika saya menuliskan ini, saya masih mengingat kakak saya, merindukannya dan kini berharap saya bisa menjadi manusia baik walau tanpa dirinya di samping saya. . . .

Forever and one
I will miss you
However, I kiss you
Yet again
Way down in Neverland
So hard I was trying
Tomorrow I'll still be crying*
*Forever and one (Hellowen), lagu  yang sering kau putar mas !

29 Agustus 2010 (00.06)
Kutuliskan ini karena rasa kehilangan atasmu, laki-laki baik yang selalu menjadi teladan bagi hidupku dan hidup banyak orang. Bahagialah bersama-Nya (21 Agustus 2010).