Copyright © Arina for Life...
Design by Dzignine
Rabu, 09 Februari 2011

Me and Johann Pachelbel- Canon in D


Gak tahu kenapa tiba-tiba beberapa hari ini saya tergila-gila mendengarkan musik klasik yang satu ini. Kalau yang saya rasakan sekarang, karena lagu ini begitu menenangkan perasaan saya. Entah kenapa mendengarkan ini membuat saya bahagia...(hahay, agak berlebihan mungkin !*_^)


Awalnya saya suka lagu ini beberapa tahun yang lalu setelah menonton salah satu film yang masih jadi favorit saya sampai sekarang “My Sassy Girl”, kisahnya yang romantis dan alur ceritanya yang menarik membuat saya selalu mengingat kisah ini. Dan anehnya kisah ini banyak menginspirasi saya dan sahabat-sahabat kuliah dulu (ha..ha...mungkin lain kali akan saya ceritakan kisah kapsul waktu kami). Kembali soal lagu ini,  kalau dalam cerita ini, lagu ini di mainkan dengan piano oleh si cewek sebagai hadiah bagi si cowok. Dan inilah awal mulanya aku jatuh cinta pada lagu ini.... (ehem..ehem...)


Karena saya suka, suka, sukaaa dengan lagu ini saya sempat simpan berbagai versi lagu ini (yang pake piano, gitar, biola dll) dan kadang-kadang  masih saya dengarkan.

Tapi lamaaa juga saya tak membuka file lagu saya, sampai suatu hari ketika saya di Bandung. Lagu ini saya dengarkan lagi... Dari dua orang pengamen cilik yang lihai banget mainin gitar ma biolanya (ckckkk... sampai kagum saya dengernya...). Mungkin benernya lagunya sama aja seperti yang saya dengarkan biasanya, tapi karena yang main alat musiknya anak kecil, di bus pariwisata yang lagi ngetem dengan nuansa hujan yang rintik-rintik dan lagunya saya suka apalagi saya bisa dengerin live....jadi gak tahu kenapa rasanya jadi beda (ya iyalah...kan jelas banget bedanya).

Saya gak dapat fotonya waktu itu, tapi saya yakin orangnya sama seperti di foto ini :


Yang jelas, saya masih suka sekali lagu ini...
Kalo penasaran lagunya kayak apa bisa coba dengerin di youtube, banyak banget versinya. Salah satu contonya bisa klik di sini.

Tapi kalau buat saya, versi piano ma flute masih paling enak buat telinga saya. Kalau mau ikutan dengerin bisa download di sini.


Percaya dech, lagu ini enak banget....nice instrument.
Thanks Mr. Johann Pachelbel...

0 komentar:

Me and Johann Pachelbel- Canon in D


Gak tahu kenapa tiba-tiba beberapa hari ini saya tergila-gila mendengarkan musik klasik yang satu ini. Kalau yang saya rasakan sekarang, karena lagu ini begitu menenangkan perasaan saya. Entah kenapa mendengarkan ini membuat saya bahagia...(hahay, agak berlebihan mungkin !*_^)


Awalnya saya suka lagu ini beberapa tahun yang lalu setelah menonton salah satu film yang masih jadi favorit saya sampai sekarang “My Sassy Girl”, kisahnya yang romantis dan alur ceritanya yang menarik membuat saya selalu mengingat kisah ini. Dan anehnya kisah ini banyak menginspirasi saya dan sahabat-sahabat kuliah dulu (ha..ha...mungkin lain kali akan saya ceritakan kisah kapsul waktu kami). Kembali soal lagu ini,  kalau dalam cerita ini, lagu ini di mainkan dengan piano oleh si cewek sebagai hadiah bagi si cowok. Dan inilah awal mulanya aku jatuh cinta pada lagu ini.... (ehem..ehem...)


Karena saya suka, suka, sukaaa dengan lagu ini saya sempat simpan berbagai versi lagu ini (yang pake piano, gitar, biola dll) dan kadang-kadang  masih saya dengarkan.

Tapi lamaaa juga saya tak membuka file lagu saya, sampai suatu hari ketika saya di Bandung. Lagu ini saya dengarkan lagi... Dari dua orang pengamen cilik yang lihai banget mainin gitar ma biolanya (ckckkk... sampai kagum saya dengernya...). Mungkin benernya lagunya sama aja seperti yang saya dengarkan biasanya, tapi karena yang main alat musiknya anak kecil, di bus pariwisata yang lagi ngetem dengan nuansa hujan yang rintik-rintik dan lagunya saya suka apalagi saya bisa dengerin live....jadi gak tahu kenapa rasanya jadi beda (ya iyalah...kan jelas banget bedanya).

Saya gak dapat fotonya waktu itu, tapi saya yakin orangnya sama seperti di foto ini :


Yang jelas, saya masih suka sekali lagu ini...
Kalo penasaran lagunya kayak apa bisa coba dengerin di youtube, banyak banget versinya. Salah satu contonya bisa klik di sini.

Tapi kalau buat saya, versi piano ma flute masih paling enak buat telinga saya. Kalau mau ikutan dengerin bisa download di sini.


Percaya dech, lagu ini enak banget....nice instrument.
Thanks Mr. Johann Pachelbel...

Posting Komentar

Rabu, 09 Februari 2011

Me and Johann Pachelbel- Canon in D


Gak tahu kenapa tiba-tiba beberapa hari ini saya tergila-gila mendengarkan musik klasik yang satu ini. Kalau yang saya rasakan sekarang, karena lagu ini begitu menenangkan perasaan saya. Entah kenapa mendengarkan ini membuat saya bahagia...(hahay, agak berlebihan mungkin !*_^)


Awalnya saya suka lagu ini beberapa tahun yang lalu setelah menonton salah satu film yang masih jadi favorit saya sampai sekarang “My Sassy Girl”, kisahnya yang romantis dan alur ceritanya yang menarik membuat saya selalu mengingat kisah ini. Dan anehnya kisah ini banyak menginspirasi saya dan sahabat-sahabat kuliah dulu (ha..ha...mungkin lain kali akan saya ceritakan kisah kapsul waktu kami). Kembali soal lagu ini,  kalau dalam cerita ini, lagu ini di mainkan dengan piano oleh si cewek sebagai hadiah bagi si cowok. Dan inilah awal mulanya aku jatuh cinta pada lagu ini.... (ehem..ehem...)


Karena saya suka, suka, sukaaa dengan lagu ini saya sempat simpan berbagai versi lagu ini (yang pake piano, gitar, biola dll) dan kadang-kadang  masih saya dengarkan.

Tapi lamaaa juga saya tak membuka file lagu saya, sampai suatu hari ketika saya di Bandung. Lagu ini saya dengarkan lagi... Dari dua orang pengamen cilik yang lihai banget mainin gitar ma biolanya (ckckkk... sampai kagum saya dengernya...). Mungkin benernya lagunya sama aja seperti yang saya dengarkan biasanya, tapi karena yang main alat musiknya anak kecil, di bus pariwisata yang lagi ngetem dengan nuansa hujan yang rintik-rintik dan lagunya saya suka apalagi saya bisa dengerin live....jadi gak tahu kenapa rasanya jadi beda (ya iyalah...kan jelas banget bedanya).

Saya gak dapat fotonya waktu itu, tapi saya yakin orangnya sama seperti di foto ini :


Yang jelas, saya masih suka sekali lagu ini...
Kalo penasaran lagunya kayak apa bisa coba dengerin di youtube, banyak banget versinya. Salah satu contonya bisa klik di sini.

Tapi kalau buat saya, versi piano ma flute masih paling enak buat telinga saya. Kalau mau ikutan dengerin bisa download di sini.


Percaya dech, lagu ini enak banget....nice instrument.
Thanks Mr. Johann Pachelbel...

Posting Komentar