Copyright © Arina for Life...
Design by Dzignine
Minggu, 06 Oktober 2013

Canda Diva

pinterest

Ketika my Diva masih jadi bayi mungil, saya adalah orang pertama yang paling suka mencandainya. Memaksanya tersenyum atau bahkan tertawa. Saya sendiri sebenarnya sadar kalau canda saya tidak selalu lucu, tapi alhamdulillah biasanya berhasil membuatnya tersenyum dan kadang muncul derai tawanya.

Kenapa saya suka mencandainya ?

Karena saya suka senyumnya, Diva kecil saya punya tawa yang indah, dia juga punya suara tawa yang menular, iya... menularkan tawa pada orang lain. Melihat senyum dan tawanya selalu menulari kebahagiaan pada setiap orang.

Sekarang, ketika waktu berputar dengan bertambahnya usia si kecil. Canda saya masih sebagai senjata ampuh untuk membuatnya tersenyum. Tapi Diva kecil yang dulu suka saya candai mulai suka berbalik mencandai saya he..he...


Dan canda Diva langsung membuat bibir saya merekah, tersenyum kemudian berubah menjadi tawa, dia masih menulari kebahagiaan dan akan tetap begitu.

Saya suka senyumnya, tawanya dan cara dia mencandai saya . . . saya suka semua cara dia menulari kebahagiaan

0 komentar:

Canda Diva

pinterest

Ketika my Diva masih jadi bayi mungil, saya adalah orang pertama yang paling suka mencandainya. Memaksanya tersenyum atau bahkan tertawa. Saya sendiri sebenarnya sadar kalau canda saya tidak selalu lucu, tapi alhamdulillah biasanya berhasil membuatnya tersenyum dan kadang muncul derai tawanya.

Kenapa saya suka mencandainya ?

Karena saya suka senyumnya, Diva kecil saya punya tawa yang indah, dia juga punya suara tawa yang menular, iya... menularkan tawa pada orang lain. Melihat senyum dan tawanya selalu menulari kebahagiaan pada setiap orang.

Sekarang, ketika waktu berputar dengan bertambahnya usia si kecil. Canda saya masih sebagai senjata ampuh untuk membuatnya tersenyum. Tapi Diva kecil yang dulu suka saya candai mulai suka berbalik mencandai saya he..he...


Dan canda Diva langsung membuat bibir saya merekah, tersenyum kemudian berubah menjadi tawa, dia masih menulari kebahagiaan dan akan tetap begitu.

Saya suka senyumnya, tawanya dan cara dia mencandai saya . . . saya suka semua cara dia menulari kebahagiaan

Posting Komentar

Minggu, 06 Oktober 2013

Canda Diva

pinterest

Ketika my Diva masih jadi bayi mungil, saya adalah orang pertama yang paling suka mencandainya. Memaksanya tersenyum atau bahkan tertawa. Saya sendiri sebenarnya sadar kalau canda saya tidak selalu lucu, tapi alhamdulillah biasanya berhasil membuatnya tersenyum dan kadang muncul derai tawanya.

Kenapa saya suka mencandainya ?

Karena saya suka senyumnya, Diva kecil saya punya tawa yang indah, dia juga punya suara tawa yang menular, iya... menularkan tawa pada orang lain. Melihat senyum dan tawanya selalu menulari kebahagiaan pada setiap orang.

Sekarang, ketika waktu berputar dengan bertambahnya usia si kecil. Canda saya masih sebagai senjata ampuh untuk membuatnya tersenyum. Tapi Diva kecil yang dulu suka saya candai mulai suka berbalik mencandai saya he..he...


Dan canda Diva langsung membuat bibir saya merekah, tersenyum kemudian berubah menjadi tawa, dia masih menulari kebahagiaan dan akan tetap begitu.

Saya suka senyumnya, tawanya dan cara dia mencandai saya . . . saya suka semua cara dia menulari kebahagiaan

Posting Komentar