Copyright © Arina for Life...
Design by Dzignine
Minggu, 01 Februari 2015

Berhenti Sejenak untuk Lanjut Melangkah


Adakalanya seseorang akan kelelahan dan kemudian berhenti dan menanyakan tentang keberadaanya. Membiarkan dirinya mengendap perlahan dalam waktu yang mungkin telah menyatu bersamanya, melukis ribuan kenangan dan membiarkan ingatan merekam setiap adegan dalam hidupnya. Dengan doa berulang memohon agar kisah indah tidak akan hilang dalam ingatannya sampai kapanpun.

Kehidupan tidaklah sesederhana seperti sebuah angan, tidaklah semulus seperti impian, bahkan mimpi pun punya mimpi buruk dan rencana pun selalu ada kegagalan. Maka adakalanya seseorang harus siap untuk jatuh, untuk menerima kekalahan. Kekalahan pada daya kita yang tak sekuat kehendak-Nya. Kekalahan kita untuk menguatkan kita, menjadikan kita kesatria baru untuk perjuangan baru.

Akhirnya, kita harus punya cukup semangat untuk kembali berjuang. Memperbaiki segala kesalahan kita dan selalu menyadari bahwa tidak ada yang lebih besar dari kehendak- Nya

0 komentar:

Berhenti Sejenak untuk Lanjut Melangkah


Adakalanya seseorang akan kelelahan dan kemudian berhenti dan menanyakan tentang keberadaanya. Membiarkan dirinya mengendap perlahan dalam waktu yang mungkin telah menyatu bersamanya, melukis ribuan kenangan dan membiarkan ingatan merekam setiap adegan dalam hidupnya. Dengan doa berulang memohon agar kisah indah tidak akan hilang dalam ingatannya sampai kapanpun.

Kehidupan tidaklah sesederhana seperti sebuah angan, tidaklah semulus seperti impian, bahkan mimpi pun punya mimpi buruk dan rencana pun selalu ada kegagalan. Maka adakalanya seseorang harus siap untuk jatuh, untuk menerima kekalahan. Kekalahan pada daya kita yang tak sekuat kehendak-Nya. Kekalahan kita untuk menguatkan kita, menjadikan kita kesatria baru untuk perjuangan baru.

Akhirnya, kita harus punya cukup semangat untuk kembali berjuang. Memperbaiki segala kesalahan kita dan selalu menyadari bahwa tidak ada yang lebih besar dari kehendak- Nya

Posting Komentar

Minggu, 01 Februari 2015

Berhenti Sejenak untuk Lanjut Melangkah


Adakalanya seseorang akan kelelahan dan kemudian berhenti dan menanyakan tentang keberadaanya. Membiarkan dirinya mengendap perlahan dalam waktu yang mungkin telah menyatu bersamanya, melukis ribuan kenangan dan membiarkan ingatan merekam setiap adegan dalam hidupnya. Dengan doa berulang memohon agar kisah indah tidak akan hilang dalam ingatannya sampai kapanpun.

Kehidupan tidaklah sesederhana seperti sebuah angan, tidaklah semulus seperti impian, bahkan mimpi pun punya mimpi buruk dan rencana pun selalu ada kegagalan. Maka adakalanya seseorang harus siap untuk jatuh, untuk menerima kekalahan. Kekalahan pada daya kita yang tak sekuat kehendak-Nya. Kekalahan kita untuk menguatkan kita, menjadikan kita kesatria baru untuk perjuangan baru.

Akhirnya, kita harus punya cukup semangat untuk kembali berjuang. Memperbaiki segala kesalahan kita dan selalu menyadari bahwa tidak ada yang lebih besar dari kehendak- Nya

Posting Komentar