Copyright © Arina for Life...
Design by Dzignine
Jumat, 04 Maret 2016

Sudah dulu berhentinya - Berjalanlah...

pinterest

Beberapa hari ini saya jarang menulis, tidak sempat membuka laptop dan menuangkan isi pikiran saya. Padahal ketika saya melakukan banyak hal selalu terfikir untuk menulis sesuatu tetapi selalu terabaikan. Saya mulai menyadari bahwa diri saya sedang membuat pola hidup baru karena setiap hari kehidupan saya tidak dapat ditebak, tidak rutin seperti ketika ke bekerja ke kantor dengan jadwal pasti dan terencana. Tapi saya menyukainya, menikmati kejutan yang terjadi setiap harinya. Dan bersiap membuat rencana baru. 

Terkadang dalam satu waktu seseorang memang harus berhenti sejenak, memperhatikan sekeliling, mengingat semua hal yang mungkin terlupa dan memastikan apa yang kita kerjakan benar dan baik untuk kita. Biasanya kita memang akan berhenti ketika kita dalam masalah, di tengah krisis yang memaksa kita berfikir apa yang kurang atau apa yang salah dari perjalanan hidup kita, tapi yakinlah jangan berhenti terlalu lama, jangan tertegun di tempat yang sama dalam waktu yang lama... berjalanlah walau selangkah karena tanpa kita sadari orang-orang yang kita sayangi telah berjalan untuk untuk kita dan itu semua tidak ada artinya kalau kita tidak ikut berjalan bersama mereka. Lakukan itu selalu... karena krisis selalu mewarnai kehidupan kita.

Dan belajar berjalan di tengah krisis tidaklah mudah, tapi harus... selalu yakin bahwa selalu ada pintu terbuka ketika satu pintu tertutup.

Selasa, 09 Februari 2016

Homemade - Puff Pastry

pinterest

Masih soal masakan dan makanan, beberapa hari yang lalu saya dapat permintaan untuk buat kue cumcum (horn pastry)- kue yang bentuknya seperti tanduk dengan isian (biasanya) vla di dalamnya. Sebelum-sebelumnya saya belum pernah namanya bikin puff pastry, yang paling gampang sekalipun. Jadi agak ragu-ragu mau buat kue ini atau tidak. Alhamdulillah sekali, sekarang gampang banget cari resep-resep masakan gak perlu punya buku resep tinggal tanya mbah google atau lihat demo masaknya di youtube dan membaca trik dan tipsnya. Jadilah saya siap mencoba tanpa ragu-ragu...

Sebenarnya bikin puff pastry terbilang mudah, hanya perlu waktu yang agak panjang, kesabaran dan tentu saja ekstra tenaga. Kenapa begitu, bagi yang belum pernah membuat kue ini pada dasarnya membuat kue ini hanya memcampur adonan dasarnya dengan "shortening pastry" atau lemak yang berfungsi  membentuk lapisan pada puff pastry/Croissant atau Danish sehingga adonan nampak pertumpuk-tumpuk. Untuk membuatnya tampak berlapis-lapis maka kita harus melipat-lipat adonan dengan "shortening pastry" secara terus- menerus sehingga semakin banyak lipatannya tentu akan memperbanyak lapisannya. Pada saat proses sering sekali adonan menjadi kaku sehingga sulit untuk ditipiskan, karenanya perlu mengistirahatkan adonan 10-15 menit (bisa dimasukkan di lemari es), demikian seterusnya hingga terbentuk beberapa lapisan yang diinginkan.

Karena biasanya sekali membuat dengan jumlah banyak, adonan pastry yang sudah jadi dapat kita simpan di freezzer dan dapat kita gunakan di lain hari. Karena macam dan ragam pastry sangat banyak kita bisa mengkreasikan sesuai keinginan kita. Dan tentu saja, rasanya akan sangat nikmat, apalagi karena itu buatan kita sendiri.. Cobalah.. ^.^

Sabtu, 30 Januari 2016

Sedang Mencoba Rasa



Merasa punya cukup banyak waktu di rumah saya mulai kesibukan baru, sesuatu yang saya suka tentu saja. Jadilah saya mulai memasak. Memasak sesuatu yang saya bisa dan mulai memasak resep-resep baru yang sejak dulu sudah saya ingin coba. Menghabiskan waktu di dapur buat saya terasa menyenangkan, saya suka aroma bumbu-bumbu dapur dan kemeriahan yang ada terjadi saat kita memasak.

Buat saya pribadi, memasak menjadi menarik karena saya sering ditemani si Diva, bidadari kecil saya. Saya selalu memberi kesempatan dibantu dalam beberapa hal, tentu saja untuk hal-hal yang tidak berbahaya. Saya menyukai ketika dia tertarik saat mengaduk-aduk atau membentuk adonan, kemudian bertanya tentang segala hal yang baru dia lihat. Bonus besar besarnya adalah ketika hidangan siap di santap, maka dengan lahapnya putri kecil saya selalu menjadi yang pertama dengan antusias untuk menikmatinya, segalanya menjadi setimpal.

Memasak buat saya bukan hanya memenuhi kebutuhan tentang makanan. Tapi juga seni, meski kerap berhubungan dengan insting akan cita rasa. Memasak juga bukan hanya tentang mencampur, tetapi tentang pengukuran dan keseimbangan rasa. Dan memasak adalah salah satu cara dalam mengungkapan cinta kita pada orang lain. Saya sendiri selalu berharap siapa saja yang memakan hidangan yang saya buat akan mengingat kenangan saat memakannya, bukan menghitung berapa kalorinya ^.^

Oya...saya bukan ahli memasak, bukan chef. Saya hanya penikmat makanan dan menyukai memasak. 

Sudah dulu berhentinya - Berjalanlah...

pinterest

Beberapa hari ini saya jarang menulis, tidak sempat membuka laptop dan menuangkan isi pikiran saya. Padahal ketika saya melakukan banyak hal selalu terfikir untuk menulis sesuatu tetapi selalu terabaikan. Saya mulai menyadari bahwa diri saya sedang membuat pola hidup baru karena setiap hari kehidupan saya tidak dapat ditebak, tidak rutin seperti ketika ke bekerja ke kantor dengan jadwal pasti dan terencana. Tapi saya menyukainya, menikmati kejutan yang terjadi setiap harinya. Dan bersiap membuat rencana baru. 

Terkadang dalam satu waktu seseorang memang harus berhenti sejenak, memperhatikan sekeliling, mengingat semua hal yang mungkin terlupa dan memastikan apa yang kita kerjakan benar dan baik untuk kita. Biasanya kita memang akan berhenti ketika kita dalam masalah, di tengah krisis yang memaksa kita berfikir apa yang kurang atau apa yang salah dari perjalanan hidup kita, tapi yakinlah jangan berhenti terlalu lama, jangan tertegun di tempat yang sama dalam waktu yang lama... berjalanlah walau selangkah karena tanpa kita sadari orang-orang yang kita sayangi telah berjalan untuk untuk kita dan itu semua tidak ada artinya kalau kita tidak ikut berjalan bersama mereka. Lakukan itu selalu... karena krisis selalu mewarnai kehidupan kita.

Dan belajar berjalan di tengah krisis tidaklah mudah, tapi harus... selalu yakin bahwa selalu ada pintu terbuka ketika satu pintu tertutup.

Homemade - Puff Pastry

pinterest

Masih soal masakan dan makanan, beberapa hari yang lalu saya dapat permintaan untuk buat kue cumcum (horn pastry)- kue yang bentuknya seperti tanduk dengan isian (biasanya) vla di dalamnya. Sebelum-sebelumnya saya belum pernah namanya bikin puff pastry, yang paling gampang sekalipun. Jadi agak ragu-ragu mau buat kue ini atau tidak. Alhamdulillah sekali, sekarang gampang banget cari resep-resep masakan gak perlu punya buku resep tinggal tanya mbah google atau lihat demo masaknya di youtube dan membaca trik dan tipsnya. Jadilah saya siap mencoba tanpa ragu-ragu...

Sebenarnya bikin puff pastry terbilang mudah, hanya perlu waktu yang agak panjang, kesabaran dan tentu saja ekstra tenaga. Kenapa begitu, bagi yang belum pernah membuat kue ini pada dasarnya membuat kue ini hanya memcampur adonan dasarnya dengan "shortening pastry" atau lemak yang berfungsi  membentuk lapisan pada puff pastry/Croissant atau Danish sehingga adonan nampak pertumpuk-tumpuk. Untuk membuatnya tampak berlapis-lapis maka kita harus melipat-lipat adonan dengan "shortening pastry" secara terus- menerus sehingga semakin banyak lipatannya tentu akan memperbanyak lapisannya. Pada saat proses sering sekali adonan menjadi kaku sehingga sulit untuk ditipiskan, karenanya perlu mengistirahatkan adonan 10-15 menit (bisa dimasukkan di lemari es), demikian seterusnya hingga terbentuk beberapa lapisan yang diinginkan.

Karena biasanya sekali membuat dengan jumlah banyak, adonan pastry yang sudah jadi dapat kita simpan di freezzer dan dapat kita gunakan di lain hari. Karena macam dan ragam pastry sangat banyak kita bisa mengkreasikan sesuai keinginan kita. Dan tentu saja, rasanya akan sangat nikmat, apalagi karena itu buatan kita sendiri.. Cobalah.. ^.^

Sedang Mencoba Rasa



Merasa punya cukup banyak waktu di rumah saya mulai kesibukan baru, sesuatu yang saya suka tentu saja. Jadilah saya mulai memasak. Memasak sesuatu yang saya bisa dan mulai memasak resep-resep baru yang sejak dulu sudah saya ingin coba. Menghabiskan waktu di dapur buat saya terasa menyenangkan, saya suka aroma bumbu-bumbu dapur dan kemeriahan yang ada terjadi saat kita memasak.

Buat saya pribadi, memasak menjadi menarik karena saya sering ditemani si Diva, bidadari kecil saya. Saya selalu memberi kesempatan dibantu dalam beberapa hal, tentu saja untuk hal-hal yang tidak berbahaya. Saya menyukai ketika dia tertarik saat mengaduk-aduk atau membentuk adonan, kemudian bertanya tentang segala hal yang baru dia lihat. Bonus besar besarnya adalah ketika hidangan siap di santap, maka dengan lahapnya putri kecil saya selalu menjadi yang pertama dengan antusias untuk menikmatinya, segalanya menjadi setimpal.

Memasak buat saya bukan hanya memenuhi kebutuhan tentang makanan. Tapi juga seni, meski kerap berhubungan dengan insting akan cita rasa. Memasak juga bukan hanya tentang mencampur, tetapi tentang pengukuran dan keseimbangan rasa. Dan memasak adalah salah satu cara dalam mengungkapan cinta kita pada orang lain. Saya sendiri selalu berharap siapa saja yang memakan hidangan yang saya buat akan mengingat kenangan saat memakannya, bukan menghitung berapa kalorinya ^.^

Oya...saya bukan ahli memasak, bukan chef. Saya hanya penikmat makanan dan menyukai memasak. 

Jumat, 04 Maret 2016

Sudah dulu berhentinya - Berjalanlah...

pinterest

Beberapa hari ini saya jarang menulis, tidak sempat membuka laptop dan menuangkan isi pikiran saya. Padahal ketika saya melakukan banyak hal selalu terfikir untuk menulis sesuatu tetapi selalu terabaikan. Saya mulai menyadari bahwa diri saya sedang membuat pola hidup baru karena setiap hari kehidupan saya tidak dapat ditebak, tidak rutin seperti ketika ke bekerja ke kantor dengan jadwal pasti dan terencana. Tapi saya menyukainya, menikmati kejutan yang terjadi setiap harinya. Dan bersiap membuat rencana baru. 

Terkadang dalam satu waktu seseorang memang harus berhenti sejenak, memperhatikan sekeliling, mengingat semua hal yang mungkin terlupa dan memastikan apa yang kita kerjakan benar dan baik untuk kita. Biasanya kita memang akan berhenti ketika kita dalam masalah, di tengah krisis yang memaksa kita berfikir apa yang kurang atau apa yang salah dari perjalanan hidup kita, tapi yakinlah jangan berhenti terlalu lama, jangan tertegun di tempat yang sama dalam waktu yang lama... berjalanlah walau selangkah karena tanpa kita sadari orang-orang yang kita sayangi telah berjalan untuk untuk kita dan itu semua tidak ada artinya kalau kita tidak ikut berjalan bersama mereka. Lakukan itu selalu... karena krisis selalu mewarnai kehidupan kita.

Dan belajar berjalan di tengah krisis tidaklah mudah, tapi harus... selalu yakin bahwa selalu ada pintu terbuka ketika satu pintu tertutup.

Selasa, 09 Februari 2016

Homemade - Puff Pastry

pinterest

Masih soal masakan dan makanan, beberapa hari yang lalu saya dapat permintaan untuk buat kue cumcum (horn pastry)- kue yang bentuknya seperti tanduk dengan isian (biasanya) vla di dalamnya. Sebelum-sebelumnya saya belum pernah namanya bikin puff pastry, yang paling gampang sekalipun. Jadi agak ragu-ragu mau buat kue ini atau tidak. Alhamdulillah sekali, sekarang gampang banget cari resep-resep masakan gak perlu punya buku resep tinggal tanya mbah google atau lihat demo masaknya di youtube dan membaca trik dan tipsnya. Jadilah saya siap mencoba tanpa ragu-ragu...

Sebenarnya bikin puff pastry terbilang mudah, hanya perlu waktu yang agak panjang, kesabaran dan tentu saja ekstra tenaga. Kenapa begitu, bagi yang belum pernah membuat kue ini pada dasarnya membuat kue ini hanya memcampur adonan dasarnya dengan "shortening pastry" atau lemak yang berfungsi  membentuk lapisan pada puff pastry/Croissant atau Danish sehingga adonan nampak pertumpuk-tumpuk. Untuk membuatnya tampak berlapis-lapis maka kita harus melipat-lipat adonan dengan "shortening pastry" secara terus- menerus sehingga semakin banyak lipatannya tentu akan memperbanyak lapisannya. Pada saat proses sering sekali adonan menjadi kaku sehingga sulit untuk ditipiskan, karenanya perlu mengistirahatkan adonan 10-15 menit (bisa dimasukkan di lemari es), demikian seterusnya hingga terbentuk beberapa lapisan yang diinginkan.

Karena biasanya sekali membuat dengan jumlah banyak, adonan pastry yang sudah jadi dapat kita simpan di freezzer dan dapat kita gunakan di lain hari. Karena macam dan ragam pastry sangat banyak kita bisa mengkreasikan sesuai keinginan kita. Dan tentu saja, rasanya akan sangat nikmat, apalagi karena itu buatan kita sendiri.. Cobalah.. ^.^

Sabtu, 30 Januari 2016

Sedang Mencoba Rasa



Merasa punya cukup banyak waktu di rumah saya mulai kesibukan baru, sesuatu yang saya suka tentu saja. Jadilah saya mulai memasak. Memasak sesuatu yang saya bisa dan mulai memasak resep-resep baru yang sejak dulu sudah saya ingin coba. Menghabiskan waktu di dapur buat saya terasa menyenangkan, saya suka aroma bumbu-bumbu dapur dan kemeriahan yang ada terjadi saat kita memasak.

Buat saya pribadi, memasak menjadi menarik karena saya sering ditemani si Diva, bidadari kecil saya. Saya selalu memberi kesempatan dibantu dalam beberapa hal, tentu saja untuk hal-hal yang tidak berbahaya. Saya menyukai ketika dia tertarik saat mengaduk-aduk atau membentuk adonan, kemudian bertanya tentang segala hal yang baru dia lihat. Bonus besar besarnya adalah ketika hidangan siap di santap, maka dengan lahapnya putri kecil saya selalu menjadi yang pertama dengan antusias untuk menikmatinya, segalanya menjadi setimpal.

Memasak buat saya bukan hanya memenuhi kebutuhan tentang makanan. Tapi juga seni, meski kerap berhubungan dengan insting akan cita rasa. Memasak juga bukan hanya tentang mencampur, tetapi tentang pengukuran dan keseimbangan rasa. Dan memasak adalah salah satu cara dalam mengungkapan cinta kita pada orang lain. Saya sendiri selalu berharap siapa saja yang memakan hidangan yang saya buat akan mengingat kenangan saat memakannya, bukan menghitung berapa kalorinya ^.^

Oya...saya bukan ahli memasak, bukan chef. Saya hanya penikmat makanan dan menyukai memasak.