Copyright © Arina for Life...
Design by Dzignine
Kamis, 29 Mei 2014

Menjaga Mulut

pinterest

Bulan Ramadhan sudah di depan mata, saya mulai berbenah. Berbenah menyiapkan bathin saya agar siap menghadapi bulan yang selalu dinanti umat muslim ini. Saya menyadari begitu banyak hal yang harus saya perbaiki. Salah satunya adalah banyak hal yang sudah terjadi pada mulut ini. Mungkin sudah terlalu banyak kata yang meluncur dari mulut saya ini telah melukai banyak orang baik disadari ataupun tidak. Saya tahu betul bahwa mulut adalah salah satu yang paling sulit dijaga. Betul orang bilang bahwa lidah tak bertulang, tapi ia cukup kuat untuk mematahkan hati seseorang (^^)

Saya benci mengatakannya, tapi saya harus mulai mengurangi kata saya. Saya berharap kosa kata saya semakin banyak tapi saya lebih menginginkan menggunakannya dengan benar (kepada orang yang tepat, waktu yang tepat, tempat yang tepat dan dengan kata yang tepat). Sungguh saya ingin meminta maaf pada siapapun yang terluka oleh kata saya (kadang seseorang memang bisa sangat menjengkelkan ^^) karena saya tidak ingin menyesal suatu hari nanti oleh kata yang telah terucap. Saya percaya bahwa kata terkadang singkat dan mudah untuk diucapkan tetapi gemanya benar-benar tanpa akhir.

 Saya akan mulai berhenti banyak bicara, tapi belajar untuk banyak mendengar dengan hati yang terbuka dan  mulut yang tertutup.

 Dan satu lagi, mulut saya mungkin terlalu banyak memasukkan makanan, kadang itu sangat menyenangkan  tapi menjaganya agar tubuh tetap sehat itu baru istimewa.

 Semoga Allah mempertemukan saya dengan Ramadhan tahun ini dengan mulut yang 'bersih' dan akan  terjaga hingga 'nanti'. Aamiin.

0 komentar:

Menjaga Mulut

pinterest

Bulan Ramadhan sudah di depan mata, saya mulai berbenah. Berbenah menyiapkan bathin saya agar siap menghadapi bulan yang selalu dinanti umat muslim ini. Saya menyadari begitu banyak hal yang harus saya perbaiki. Salah satunya adalah banyak hal yang sudah terjadi pada mulut ini. Mungkin sudah terlalu banyak kata yang meluncur dari mulut saya ini telah melukai banyak orang baik disadari ataupun tidak. Saya tahu betul bahwa mulut adalah salah satu yang paling sulit dijaga. Betul orang bilang bahwa lidah tak bertulang, tapi ia cukup kuat untuk mematahkan hati seseorang (^^)

Saya benci mengatakannya, tapi saya harus mulai mengurangi kata saya. Saya berharap kosa kata saya semakin banyak tapi saya lebih menginginkan menggunakannya dengan benar (kepada orang yang tepat, waktu yang tepat, tempat yang tepat dan dengan kata yang tepat). Sungguh saya ingin meminta maaf pada siapapun yang terluka oleh kata saya (kadang seseorang memang bisa sangat menjengkelkan ^^) karena saya tidak ingin menyesal suatu hari nanti oleh kata yang telah terucap. Saya percaya bahwa kata terkadang singkat dan mudah untuk diucapkan tetapi gemanya benar-benar tanpa akhir.

 Saya akan mulai berhenti banyak bicara, tapi belajar untuk banyak mendengar dengan hati yang terbuka dan  mulut yang tertutup.

 Dan satu lagi, mulut saya mungkin terlalu banyak memasukkan makanan, kadang itu sangat menyenangkan  tapi menjaganya agar tubuh tetap sehat itu baru istimewa.

 Semoga Allah mempertemukan saya dengan Ramadhan tahun ini dengan mulut yang 'bersih' dan akan  terjaga hingga 'nanti'. Aamiin.

Posting Komentar

Kamis, 29 Mei 2014

Menjaga Mulut

pinterest

Bulan Ramadhan sudah di depan mata, saya mulai berbenah. Berbenah menyiapkan bathin saya agar siap menghadapi bulan yang selalu dinanti umat muslim ini. Saya menyadari begitu banyak hal yang harus saya perbaiki. Salah satunya adalah banyak hal yang sudah terjadi pada mulut ini. Mungkin sudah terlalu banyak kata yang meluncur dari mulut saya ini telah melukai banyak orang baik disadari ataupun tidak. Saya tahu betul bahwa mulut adalah salah satu yang paling sulit dijaga. Betul orang bilang bahwa lidah tak bertulang, tapi ia cukup kuat untuk mematahkan hati seseorang (^^)

Saya benci mengatakannya, tapi saya harus mulai mengurangi kata saya. Saya berharap kosa kata saya semakin banyak tapi saya lebih menginginkan menggunakannya dengan benar (kepada orang yang tepat, waktu yang tepat, tempat yang tepat dan dengan kata yang tepat). Sungguh saya ingin meminta maaf pada siapapun yang terluka oleh kata saya (kadang seseorang memang bisa sangat menjengkelkan ^^) karena saya tidak ingin menyesal suatu hari nanti oleh kata yang telah terucap. Saya percaya bahwa kata terkadang singkat dan mudah untuk diucapkan tetapi gemanya benar-benar tanpa akhir.

 Saya akan mulai berhenti banyak bicara, tapi belajar untuk banyak mendengar dengan hati yang terbuka dan  mulut yang tertutup.

 Dan satu lagi, mulut saya mungkin terlalu banyak memasukkan makanan, kadang itu sangat menyenangkan  tapi menjaganya agar tubuh tetap sehat itu baru istimewa.

 Semoga Allah mempertemukan saya dengan Ramadhan tahun ini dengan mulut yang 'bersih' dan akan  terjaga hingga 'nanti'. Aamiin.

Posting Komentar